Instagram Tandai Influencer AI, Akun Tak Jujur Bisa Dibatasi

Jumali
Jumali Selasa, 01 September 2026 15:27 WIB
Instagram Tandai Influencer AI, Akun Tak Jujur Bisa Dibatasi

Instagram - StokCake

Harianjogja.com, JOGJA— Instagram memperkenalkan kebijakan baru yang mewajibkan penandaan khusus bagi akun yang menampilkan karakter manusia hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Melalui aturan tersebut, pengguna kini dapat mengetahui apakah sosok yang muncul dalam sebuah profil merupakan manusia asli atau karakter yang dibuat sebagian maupun sepenuhnya menggunakan teknologi AI.

Langkah ini diambil setelah muncul berbagai keluhan dari pengguna yang mengaku sulit membedakan antara kreator manusia dan influencer virtual berbasis AI. Seiring berkembangnya teknologi generatif, akun-akun dengan karakter buatan kini tampil semakin realistis dan kerap menyerupai manusia sungguhan.

Label AI Creator Diganti Menjadi AI Generated Profile

Instagram mengubah label yang sebelumnya bernama "AI creator" menjadi "AI generated profile". Label tersebut akan muncul pada profil yang menggunakan karakter manusia hasil rekayasa AI sehingga pengguna lain dapat langsung mengenali identitas akun tersebut.

"Kami mendengar dari komunitas kami bahwa mereka tidak suka menemukan profil yang terlihat seperti manusia, tapi kemudian mengetahui bahwa orang yang ditampilkan adalah rekayasa AI."

"Mereka ingin tahu ketika sebuah profil menampilkan orang rekayasa AI."

Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Instagram seperti dikutip dari TechCrunch, Selasa (1/9/2026).

Menurut Instagram, perubahan label dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan membantu pengguna memahami siapa atau apa yang sebenarnya berada di balik sebuah akun.

Akun AI Tanpa Label Terancam Kehilangan Jangkauan

Kebijakan baru tersebut juga disertai sanksi bagi kreator yang tidak memberikan label yang sesuai pada profil berbasis AI.

Instagram menyatakan akun yang seharusnya menggunakan label AI tetapi tidak melakukannya dapat mengalami pembatasan distribusi konten. Dampaknya, unggahan dari akun tersebut tidak akan direkomendasikan kepada pengguna yang belum mengikuti akun tersebut melalui fitur Reels maupun Explore.

Meski demikian, pemilik akun tetap memiliki kesempatan untuk mengajukan banding apabila merasa terkena sanksi secara tidak tepat.

Instagram menegaskan penggunaan label AI generated profile tidak akan merugikan akun yang memang secara terbuka menyatakan bahwa karakter yang digunakan merupakan hasil AI.

Tidak Semua Konten AI Wajib Menggunakan Label

Platform milik Meta tersebut juga menjelaskan bahwa aturan baru tidak berlaku untuk seluruh bentuk penggunaan AI di Instagram.

Pengguna yang memanfaatkan AI untuk membantu mengedit foto, memperbaiki caption, membuat ilustrasi grafis, atau melakukan penyesuaian kreatif lainnya tidak diwajibkan menggunakan label AI generated profile.

Kewajiban label hanya ditujukan pada akun yang menjadikan karakter manusia hasil AI sebagai identitas utama profil.

Maraknya Influencer AI Jadi Sorotan

Kebijakan ini muncul ketika jumlah influencer virtual berbasis AI terus meningkat di berbagai platform media sosial. Kemajuan teknologi membuat karakter digital mampu tampil sangat realistis sehingga sulit dibedakan dari manusia asli.

The Guardian sebelumnya mengungkap kemunculan sejumlah influencer AI yang digunakan untuk mempromosikan berbagai aplikasi dan merek.

Sementara itu, The New York Times menemukan ratusan akun influencer AI yang membagikan konten kesehatan, termasuk beberapa akun yang mengklaim dirinya sebagai dokter.

Meski sebagian besar tidak melanggar aturan Meta secara langsung, fenomena tersebut memunculkan kekhawatiran terkait penyebaran misinformasi dan potensi penyesatan pengguna yang tidak mengetahui bahwa mereka sedang berinteraksi dengan karakter fiktif.

Dengan penerapan label AI generated profile, Instagram berupaya memberikan informasi yang lebih jelas kepada pengguna mengenai identitas akun yang mereka ikuti, terutama ketika akun tersebut menggunakan karakter manusia hasil kecerdasan buatan sebagai wajah utama profilnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online