Viral Fenomena Rojali dan Rohana, Ini Respons Bank Indonesia
Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta buka suara soal ramainya fenomena Rombongan Jarang Beli (Rojali) dan Rombongan Hanya Nanya (Rohana).
Logo Whatsapp/whatsapp.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengguna WhatsApp terus bertambah seiring semakin bergantungnya keseharian masyarakat pada konektivitas digital selama pandemi Covid-19.
Fenomena tersebut membuat pelaku usaha banyak yang memanfaatkan internet dan aplikasi untuk mendorong performa bisnis mereka, termasuk WhatsApp. Platform pesan singkat besutan Facebook ini juga mendesain fungsi khusus untuk membantu para pelaku usaha mengelola layanan pelanggan dengan lebih baik, yaitu WhatsApp Business.
Berikut ini 5 fitur WhatsApp Business terbaru yang dapat membantu mengoptimalkan dan mengembangkan usaha Anda seperti dilansir dari Tempo.co:
1. Katalog
Buat galeri menu untuk menampilkan produk dan jasa yang ditawarkan guna mempermudah pelanggan atau pelaku belanja online untuk memilih. Konsep ini dimanfaatkan pemilik toko Ambon Manise Julika Hutapea. Dia menjelaskan fitur Katalog membantunya menyampaikan produk dan mempermudah pelanggan menemukan produk yang diinginkan pelanggan.
“Toko kami menawarkan banyak produk dari Maluku,” ujar Julika dalam keterangan resmi, Senin (19/4/2021).
WhatsApp baru saja memperbarui fitur ini sehingga pelaku usaha kini dapat membuat dan mengelola katalog mereka melalui komputer. Pelaku usaha juga dapat menyembunyikan barang yang stoknya habis dari katalog mereka. Pembaruan dari fitur ini dapat diakses melalui WhatsApp Business versi Web atau Desktop.
2. Keranjang
Ketika pelanggan menyukai suatu barang, mereka bisa langsung menambahkan barang ke dalam keranjang dan memroses pesanan melalui chat dengan pemilik usaha. Fitur Keranjang akan tersedia secara otomatis ketika pemilik akun bisnis mengaktifkan fitur Katalog.
Shah Aburrojab, pemilik Agradaya, pelaku usaha grosir di bidang perkebunan dari Yogyakarta menjelaskan kalau dirinya bisa menghindari miskomunikasi menggunakan fitur Keranjang.
“Pelanggan kami bisa menambahkan barang pilihan mereka ke Keranjang lalu kami tinggal melanjutkan pesanan mereka ke tahap transaksi,” kata Shah.
3. Pesan Otomatis
Siapkan pesan balasan otomatis ketika Anda tidak dapat menjawab pesan pelanggan sehingga mereka tahu kapan mereka akan direspon. Anda juga bisa membuat pesan sapaan untuk memperkenalkan usaha ke pelanggan baru.
Yanuar Ilmawan, pemilik usaha arloji Matoa menjelaskan pesan otomatis memastikan Matoa menjawab pelanggan kapanpun dan dimanapun.
“Fitur ini sangat penting untuk pelaku usaha yang memiliki pelanggan dari mancanegara dengan perbedaan waktu,” tutur dia.
4. Balasan Cepat
Balasan Cepat memungkinkan Anda untuk menyimpan dan menggunakan kembali format pesan untuk menjawab pertanyaan yang sering muncul dengan cepat. Cara untuk mengaktifkannya di Android cukup ketuk Opsi Lainnya, kemudian pilih Fitur Bisnis, dan Balas cepat.
Jessica Yuri, pemilik Make A Whiz yang menjual buku aktivitas untuk anak, termasuk salah satu pelaku UMKM yang sudah menikmati fitur ini. Dia menjelaskan, Balasan Cepat sangat menghemat waktunya.
“Membantu pelanggan saya mendapatkan respon dengan cepat,” kata Jessica.
5. Label
Kelola kontak dan obrolan menggunakan Label sehingga Anda dapat menemukannya lebih cepat. Penggunaan Label pada Android, ketuk dan tahan sebuah pesan, lalu pilih Label, dan tambahkan Label atau buat Label baru. Untuk mencari pesan berlabel, di layar chat, ketuk Opsi Lainnya, pilih Label, lalu pilih Label yang di cari.
Menurut Sakinah, pemilik Pia Saronde kue tradisional dari Gorontalo, label di WhatsApp Business membantunya mengelola obrolan-obrolan yang masuk.
“Fitur ini bisa mengkategorikan apakah pertanyaan datang dari pelanggan baru atau pelanggan lama kami,” kata Sakinah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta buka suara soal ramainya fenomena Rombongan Jarang Beli (Rojali) dan Rombongan Hanya Nanya (Rohana).
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Tingkat pengangguran DIY turun menjadi 3,05% pada Februari 2026. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif jadi penyerap tenaga kerja utama.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.