Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Tata Surya/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Para astronom mendeteksi 19 exoplanet tersembunyi atau planet yang mengorbit bintang jauh pada 11 Oktober 2021 lalu.
Mereka menemukan kandidat exoplanet ini melalui interaksi planet dengan bintang induknya, yang merupakan katai merah kecil dan redup. Joseph Callingham dari Universitas Leiden memimpin penelitian baru ini.
"Kami telah lama mengetahui bahwa planet-planet di tata surya kita memancarkan gelombang radio yang kuat saat medan magnetnya berinteraksi dengan angin matahari. Proses yang sama ini mendorong aurora indah yang kita lihat di kutub Bumi," ujarnya.
Para astronom pertama kali mengira mereka telah mendeteksi sebuah planet melalui gelombang radionya pada 2020. Planet itu diperkirakan mengorbit sebuah bintang bernama GJ1151 .
Mereka percaya bahwa sinyal radio yang mereka deteksi terjadi dengan cara yang sama seperti Bumi dan Jupiter memancarkan gelombang radio karena interaksi medan magnet mereka dengan angin dari matahari.
Rekan penulis Harish Vedantham dari Institut Belanda untuk Radio Astronomi menjelaskan bahwa mereka menyimpulkan keberadaan planet-planet tersembunyi dari pemahaman bagaimana planet-planet di tata surya kita menciptakan gelombang radio. Vedantham berkata:
"Bumi kita sendiri memiliki aurora, yang umumnya dikenal di sini sebagai cahaya utara dan selatan. Aurora yang indah ini juga memancarkan gelombang radio yang kuat. Ini dari interaksi medan magnet planet dengan angin matahari. Tetapi dalam kasus aurora dari Jupiter, mereka jauh lebih kuat, karena bulan vulkaniknya Io meledakkan material ke luar angkasa, mengisi lingkungan Jupiter dengan partikel yang mendorong aurora yang sangat kuat. Model kami untuk cahaya radio dari bintang-bintang kami ini adalah versi Jupiter dan Io yang diperbesar, dengan sebuah planet ekstrasurya yang diselimuti medan magnet bintang, memasukkan material ke dalam arus besar yang juga memberi daya pada aurora terang pada bintang itu sendiri. Ini adalah tontonan yang telah menarik perhatian kita dari jarak beberapa tahun cahaya."
Langkah selanjutnya, para ilmuwan mengkonfirmasi keberadaan planet yang dicurigai.
Untuk melakukan ini, mereka akan melakukan pengamatan optik bersama dengan mencari periodisitas dalam sinyal radio. Callingham menjelaskan:
"Lampu radio akan menyala dan mati seperti mercusuar, dan kami berharap dapat melihat periodisitas itu dalam data LOFAR baru."
LOFAR dapat mendeteksi sinyal hingga 165 tahun cahaya. Sebuah teleskop baru yang dijadwalkan untuk tahun 2029, Square Kilometer Array , akan memperluas jangkauan itu. Para astronom memperkirakan bahwa dengan Array Kilometer Persegi yang baru, mereka akan dapat melihat ratusan bintang target ke jarak yang jauh lebih jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Jadwal SIM Kulonprogo 29 Agustus 2026 tersedia di Satpas, MPP, hingga layanan malam. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Promo DAMRI YIA-Jogja Rp50.000 dari tarif normal Rp80.000 diperpanjang hingga September 2026. Simak jadwal dan titik layanannya.
Kuasa hukum Febrie Adriansyah membantah kliennya menerima Rp40 miliar dari Tan Kian dan menjelaskan keterangan soal nama Ferry.
AC Milan menang 2-0 atas Venezia di Serie A 2026/27. Goncalo Ramos mencetak gol perdana, disusul gol bunuh diri Redouane Halhal.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 29 Agustus 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.