Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: Hati Saya Sangat Hancur
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Whatsap group/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Whatsapp dapat menghapus grup obrolan dan mengakhiri riwayat obrolan.
Sesuai artikel di WABetainfo.com, platform pesan instan tersebut dapat menghapus grup obrolan dalam beberapa kasus.
"Terlihat bahwa Whatsapp tidak dapat melihat kontennya, karena pesan, media, dan panggilan dienkripsi secara end-to-end, tim moderasi menggunakan teknologi pembelajaran mesin canggih berdasarkan informasi grup buruk yang direkam," tulis sebuah posting di WABetainfo.com dilansir dari GEO.
Whatsapp secara otomatis mengakhiri grup ketika grup tersebut memiliki informasi yang mencurigakan (nama dan deskripsi grup ilegal) atau ketika mereka dilaporkan beberapa kali oleh pengguna yang berbeda.
Dalam kasus yang pertama, grup dapat diakhiri secara manual atau otomatis.
Saat grup berakhir, peserta tidak akan dapat mengirim pesan atau mengakses riwayat obrolannya. Ini juga akan menghalangi mereka untuk membuka info grup dan membaca daftar peserta lain.
Namun, tidak semuanya hilang jika grup favorit Anda dihapus oleh WhatsApp. Platform tersebut masih memberi pengguna kesempatan untuk menghubungi dukungan pelanggan dalam grup yang berakhir untuk meneruskan permintaan agar dipulihkan.
"Perhatikan bahwa Whatsapp dapat melarang admin grup menggunakan layanan Whatsapp," peringatan WABetainfo.
"Penting untuk berhati-hati dengan grup apa yang Anda ikuti: jika Anda melihat grup yang mencurigakan, Anda harus segera melaporkan dan meninggalkannya," tulis postingan di WABetainfo.com.
"Selain itu, pastikan untuk memilih opsi \'Kontak saya kecuali...\' tentang siapa yang dapat menambahkan Anda ke grup."
Langkah-langkah lain yang dapat dilakukan Whatsapp untuk menambahkan lapisan keamanan utama, terutama jika Anda seorang admin, termasuk membatasi siapa yang dapat mengubah subjek dan deskripsi grup dengan memilih opsi "Hanya Admin" dari pengaturan grup.
"Ini karena kemungkinan akun pengguna telah dicuri dari orang jahat, sehingga mereka tidak dapat mengubah nama grup menggunakan yang ilegal. Mereka dapat memicu sistem WhatsApp untuk memblokir seluruh grup, misalnya membuat beberapa peserta menjadi admin dan memilih informasi grup ilegal," kata WABetainfo.com
Jika Anda bukan admin grup, harap jelaskan kepada admin grup mengapa penting untuk melindungi grup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.