Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Spekulasi mengenai kehadiran layanan berbayar pada aplikasi perpesanan WhatsApp mulai menemui titik terang. Perusahaan induknya, Meta, dikabarkan tengah menguji layanan berlangganan opsional bernama WhatsApp Plus.
Layanan tersebut nantinya menawarkan berbagai fitur eksklusif, mulai dari ikon aplikasi kustom hingga peningkatan kapasitas pesan yang dapat disematkan (pinned chats).
Informasi mengenai fitur baru tersebut pertama kali diungkap oleh laman pemantau pengembangan WhatsApp, WABetaInfo, pada Jumat (6/3/2026). Versi premium ini dirancang untuk pengguna yang menginginkan pengalaman komunikasi yang lebih personal dan fungsional.
Deretan Fitur di WhatsApp Plus
Berdasarkan laporan teknis yang beredar, WhatsApp Plus akan menghadirkan sejumlah opsi kustomisasi dan peningkatan batas fitur yang selama ini dianggap terbatas bagi pengguna reguler.
Beberapa fitur yang disebut akan tersedia antara lain:
1. Personalisasi tampilan
Pengguna premium dikabarkan akan memperoleh sekitar 14 varian ikon aplikasi baru. Selain itu, tersedia pilihan tema eksklusif serta palet warna antarmuka yang lebih beragam untuk mengubah tampilan aplikasi.
2. Penambahan pinned chats
Fitur lain yang cukup menarik adalah peningkatan batas penyematan obrolan. Jika saat ini pengguna gratis hanya dapat menyematkan maksimal tiga obrolan, pengguna WhatsApp Plus disebut bisa menyematkan hingga 20 obrolan sekaligus.
3. Fitur audio dan visual eksklusif
Meta juga dilaporkan menyiapkan nada dering khusus yang hanya tersedia bagi pelanggan layanan premium. Selain itu, paket stiker premium dan opsi reaksi pesan yang lebih variatif disebut akan turut disertakan.
Layanan Gratis Tetap Tersedia
Meski demikian, kehadiran WhatsApp Plus tidak akan menghapus layanan gratis yang selama ini digunakan masyarakat. Di tengah beredarnya berbagai pesan berantai yang mengeklaim WhatsApp akan sepenuhnya berbayar, Meta menegaskan fungsi utama aplikasi tetap dapat diakses tanpa biaya.
Seusai layanan ini resmi diluncurkan, pengguna reguler tetap dapat mengirim pesan, melakukan panggilan suara maupun video, serta menggunakan fitur privasi standar tanpa perlu berlangganan. Layanan premium tersebut hanya bersifat opsional bagi pengguna yang membutuhkan fitur tambahan.
Jadwal Rilis Masih Dirahasiakan
Hingga berita ini diturunkan, Meta belum mengumumkan secara resmi jadwal peluncuran maupun besaran tarif berlangganan untuk WhatsApp Plus. Mengingat fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan, masih ada kemungkinan perubahan sebelum dirilis secara global.
Masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap pihak yang menawarkan aktivasi WhatsApp Plus secara tidak resmi. Nantinya, layanan ini hanya akan tersedia melalui pembaruan aplikasi resmi di toko aplikasi yang sah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
PT KAI Properti membuka lowongan Petugas Penjaga Perlintasan untuk lulusan SMA/SMK. Pendaftaran dibuka hingga 18 Mei 2026.
Maserati dikabarkan menggandeng Huawei dan JAC Motors untuk mengembangkan mobil listrik di tengah krisis penjualan global.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Instagram menghadirkan fitur baru Instants untuk berbagi foto spontan yang hanya bisa dilihat satu kali dan hilang otomatis setelah 24 jam.
Cristiano Ronaldo berpeluang meraih dua trofi bersama Al Nassr akhir pekan ini sambil terus memburu target 1.000 gol karier.