Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Turun ke Posisi 20
Klasemen medali Asian Games 2026 Selasa 22 September pukul 15.00 WIB. Indonesia turun ke posisi 20 setelah Cok Istri menambah perunggu.
Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Spekulasi mengenai kehadiran layanan berbayar pada aplikasi perpesanan WhatsApp mulai menemui titik terang. Perusahaan induknya, Meta, dikabarkan tengah menguji layanan berlangganan opsional bernama WhatsApp Plus.
Layanan tersebut nantinya menawarkan berbagai fitur eksklusif, mulai dari ikon aplikasi kustom hingga peningkatan kapasitas pesan yang dapat disematkan (pinned chats).
Informasi mengenai fitur baru tersebut pertama kali diungkap oleh laman pemantau pengembangan WhatsApp, WABetaInfo, pada Jumat (6/3/2026). Versi premium ini dirancang untuk pengguna yang menginginkan pengalaman komunikasi yang lebih personal dan fungsional.
Deretan Fitur di WhatsApp Plus
Berdasarkan laporan teknis yang beredar, WhatsApp Plus akan menghadirkan sejumlah opsi kustomisasi dan peningkatan batas fitur yang selama ini dianggap terbatas bagi pengguna reguler.
Beberapa fitur yang disebut akan tersedia antara lain:
1. Personalisasi tampilan
Pengguna premium dikabarkan akan memperoleh sekitar 14 varian ikon aplikasi baru. Selain itu, tersedia pilihan tema eksklusif serta palet warna antarmuka yang lebih beragam untuk mengubah tampilan aplikasi.
2. Penambahan pinned chats
Fitur lain yang cukup menarik adalah peningkatan batas penyematan obrolan. Jika saat ini pengguna gratis hanya dapat menyematkan maksimal tiga obrolan, pengguna WhatsApp Plus disebut bisa menyematkan hingga 20 obrolan sekaligus.
3. Fitur audio dan visual eksklusif
Meta juga dilaporkan menyiapkan nada dering khusus yang hanya tersedia bagi pelanggan layanan premium. Selain itu, paket stiker premium dan opsi reaksi pesan yang lebih variatif disebut akan turut disertakan.
Layanan Gratis Tetap Tersedia
Meski demikian, kehadiran WhatsApp Plus tidak akan menghapus layanan gratis yang selama ini digunakan masyarakat. Di tengah beredarnya berbagai pesan berantai yang mengeklaim WhatsApp akan sepenuhnya berbayar, Meta menegaskan fungsi utama aplikasi tetap dapat diakses tanpa biaya.
Seusai layanan ini resmi diluncurkan, pengguna reguler tetap dapat mengirim pesan, melakukan panggilan suara maupun video, serta menggunakan fitur privasi standar tanpa perlu berlangganan. Layanan premium tersebut hanya bersifat opsional bagi pengguna yang membutuhkan fitur tambahan.
Jadwal Rilis Masih Dirahasiakan
Hingga berita ini diturunkan, Meta belum mengumumkan secara resmi jadwal peluncuran maupun besaran tarif berlangganan untuk WhatsApp Plus. Mengingat fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan, masih ada kemungkinan perubahan sebelum dirilis secara global.
Masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap pihak yang menawarkan aktivasi WhatsApp Plus secara tidak resmi. Nantinya, layanan ini hanya akan tersedia melalui pembaruan aplikasi resmi di toko aplikasi yang sah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klasemen medali Asian Games 2026 Selasa 22 September pukul 15.00 WIB. Indonesia turun ke posisi 20 setelah Cok Istri menambah perunggu.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Bahlil Lahadalia menawarkan PLTA Mamberamo Papua kepada investor dengan potensi 23 GW. PLTA Sungai Kayan juga ditawarkan.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.