Harga Emas Perhiasan Berbalik Naik di Hari Kemerdekaan, Cek Daftarnya
Harga emas perhiasan hari ini 17 Agustus 2026 naik tipis. Emas 24 karat Lakuemas dijual Rp2,305 juta per gram, simak daftar lengkapnya.
Gambar lubang korona 13 Maret 2019. /Instagram @lapan_ri
Harianjogja.com, JAKARTA - Badai matahari sedang menuju bumi menurut peramal cuaca, dan bagaimana pengaruhnya terhadap bumi dan kehidupan manusia?
Badai matahari besar bisa menghantam bumi hanya dalam hitungan hari menurut para ilmuwan. Para peramal sedang bersiap untuk awan plasma panas dan medan magnet dari Matahari untuk mencapai planet kita yang berpotensi mengganggu.
Badai matahari adalah istilah yang digunakan untuk efek atmosfer yang dirasakan di bumi ketika matahari memancarkan ledakan energi yang sangat besar.
Menurut Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa AS, suar itu berasal dari belahan bumi selatan matahari.
SWPC menjelaskan: "Badai geomagnetik adalah gangguan utama magnetosfer Bumi yang terjadi ketika ada pertukaran energi yang sangat efisien dari angin matahari ke lingkungan luar angkasa di sekitar Bumi.
"Badai ini dihasilkan dari variasi angin matahari yang menghasilkan perubahan besar dalam arus, plasma, dan medan magnetosfer Bumi." ujarna dilansir dari Express.
Semburan ini dapat mengirimkan aliran muatan listrik dan medan magnet sejauh bumi, bergerak secepat tiga juta mil per jam.
Ketika badai matahari mencapai planet kita, itu dapat menghasilkan fenomena seperti Cahaya Utara, serta mengganggu satelit dan terkadang komunikasi elektronik.
Badai matahari bisa sekuat miliaran bom nuklir.
Suar yang akan datang, karena menghantam bumi dalam hitungan hari, disebut ejeksi massa koronal, yang merupakan pengusiran besar partikel bermuatan.
Ketika CME menghantam Bumi, itu dapat menyebabkan badai geomagnetik yang mengganggu magnetosfer planet, transmisi radio, dan saluran listrik.
CME cenderung menghasilkan jenis badai matahari terkuat, yang berarti efeknya dapat dirasakan di bumi akhir pekan ini - tetapi para ilmuwan tidak mengharapkan adanya efek besar di bumi.
Para ilmuwan akan memberi peringkat hasil pada skala, dengan yang terlemah adalah G1 Minor dan yang paling mengganggu adalah G5 Extreme.
Para astronom di SpaceWeather.com telah memperingatkan CME kemarin bisa mencapai planet ini pada hari Sabtu 28 November 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga emas perhiasan hari ini 17 Agustus 2026 naik tipis. Emas 24 karat Lakuemas dijual Rp2,305 juta per gram, simak daftar lengkapnya.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam mengurus
Gunung Merapi kembali meluncurkan APG sejauh 2 km ke barat daya. Merapi masih Level III Siaga, warga diminta menjauhi zona bahaya.
Festival Mustika Rasa di Jogja mendorong kedaulatan pangan melalui pemanfaatan bahan lokal dan lebih dari 1.000 resep kuliner Nusantara.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.