Meluncur ke Luar Angkasa, Putri Astronot Pertama AS Ikuti Jejak Sang Ayah

John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri Minggu, 12 Desember 2021 12:17 WIB
Meluncur ke Luar Angkasa, Putri Astronot Pertama AS Ikuti Jejak Sang Ayah

Jeff Bezos dan Blue Origin/istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA - Putri astronot AS pertama, Alan Shepard, sukses meluncur ke luar angkasa 60 tahun setelah penerbangan ayahnya.

Laura Shepard Churchley, 74, adalah satu dari enam orang yang melakukan perjalanan dengan pesawat ruang angkasa komersial yang diluncurkan oleh perusahaan ruang angkasa Blue Origin milik pengusaha kaya Jeff Bezos.

Pesawat berhasil mencapai orbit rendah ketika penumpang dapat mengalami gravitasi nol secara singkat kemarin.

Penerbangan tersebut adalah yang ketiga diluncurkan oleh Blue Origin pada tahun 2021 dalam upaya untuk menangkap pasar pariwisata luar angkasa.

Ayah Shepard Churchley, yang meninggal pada tahun 1998, menjadi orang Amerika pertama berada di luar angkasa setelah penerbangan Mercury-nya lepas landas dari Cape Canaveral Florida pada 5 Mei 1961.

Dia ditemani dalam penerbangan oleh mantan bintang NFL dan pembawa acara Good Morning America, Michael Strahan, serta empat pelanggan berbayar lainnya.

Dilansir dari BBC, Misi kali ini menandai pertama kalinya Blue Origin mengisi enam kursi di dalam roket New Shepard-nya yang dinamai Eponymous.

Setelah tertunda selama dua hari akibat angin kencang, penerbangan akhirnya meluncur dari fasilitas peluncuran perusahaan di dekat kota pedesaan Van Horn, Texas.

Penerbangan mengikuti jalur yang sama dengan roket sebelumnya yang diluncurkan oleh perusahaan itu, sebelum mendarat di gurun Texas di mana para turis disambut oleh Bezos.

Berlangsung selama lebih dari 10 menit dan mencapai orbit rendah sekitar 62 mil (100 km), penerbangan itu lima menit dan 116 mil lebih pendek dari penerbangan perdana Alan Shepard.

Putrinya membawa sepotong kecil kapsul bekas yang digunakan ayahnya serta beberapa kenang-kenangan dari perjalanan ayahnya ke permukaan bulan dengan Apollo 14 pada tahun 1971.

"Saya berpikir tentang ayah saya turun dan berpikir, astaga, dia bahkan tidak bisa menikmati apa yang saya nikmati," kata Shepard Churchley. Ayah saya bekerja dan harus melakukannya sendiri. Sedangkan saya naik untuk menikmati, katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online