Peta NASA Tampilkan Sebaran Karbon Monoksida di Indonesia, Ini Penjelasan BMKG
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Pengetahuan cara setting karburator sepeda motor agar irit sangat dibutuhkan. Ini terutama bagi pengguna motor jenis karburator. Karburator merupakan komponen penting pada kendaraan. Part ini memiliki fungsi mengatur bahan bakar, dan udara yang masuk dalam silinder mesin.
Dalam penyetelan karburator tidak boleh asal-asalan. Ini perlu dilakukan untuk menemukan pengaturan mesin yang pas antara performa dan konsumsi BBM. Lalu bagaimana cara setting karburator sepeda motor agar irit? berikut ulasannya.
1. Siapkan peralatan Dalam penyetelan karburator sepeda motor, ada baiknya Anda menyiapkan alat pendukung. Bukan peranti komputer yang merumitkan, hanya butuh peralatan seperti obeng min (-) untuk penyetelan.
2. Hidupkan motor Hidupkan mesin motor. Ini untuk mendengar dan melihat kelangsaman gas sepeda motor. Jangan lupa untuk memutar gas berulang kali untuk memastikan apakah motor Anda dalam kondisi brebet atau tidak.
3. Atur setelan udara pada karburator Selanjutnya mengatur pilot jet dan main jet dengan memutarnya. Sesuaikan pengaturannya sembari melihat kelangsaman melalui RPM di speedometer. Anda juga bisa memutar setelan bensin/udara searah jarum jam sampai penuh. Kemudian putar berlawanan arah jarum jam. Lakukan sebanyak 2-3 kali dengan ukuran (1 x putar = 360 derajat ).
4. Ganti pilot jet dan main jet Cara selanjutnya Anda dapat melakukan test ride terlebih dahulu. Apabila dirasa kurang irit pengaturan bahan bakarnya, cara selanjutnya dengan mengganti pilot jet dan main jet yang lebih kecil dari ukuran standar. Perlu Anda ketahui pilot jet berfungsi mengatur jumlah bahan bakar yang masuk ke ruang bensin. Sementara main jet menyesuaikan pasokan BBM yang terdapat dalam ruang bakar. Main jet membuat bahan bakar yang masuk ke ruang bakar dapat disesuaikan. Namun, jika Anda masih bingung konsultasikan dengan mekanik berpengalaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Sebanyak 195 lansia di Sleman diwisuda dari Sekolah Lansia Standar 2 pada 2026. Program ini mendorong lansia sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
BPD DIY meraih tiga prestasi di Frontliner Championship BPDSI 2026. Capaian ini menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas layanan nasabah.
Hari Santri Nasional menjadi momentum memperkuat literasi digital di pesantren untuk membentengi generasi muda dari intoleransi dan radikalisme.
DPRD DIY memperjuangkan kenaikan Danais 2027 setelah alokasi turun menjadi Rp1 triliun. APBD DIY ditargetkan ditetapkan 20 November 2026.
IHSG sempat anjlok 11,57% pada Oktober 2026. BEI DIY mengingatkan investor memahami risiko, sementara ekonom UGM menjelaskan usulan MSCI.