36 Persen Bendungan di Jawa Defisit Air, Pemerintah Siapkan Modifikasi Cuaca
Sebanyak 36% bendungan di Jawa mengalami defisit air akibat El Nino. Kementerian PU menyiapkan modifikasi cuaca dan pola operasi waduk.
Realme/GSM Arena
Harianjogja.com, JAKARTA - Perusahaan teknologi asal China, Realme, berencana untuk memperluas pasar global salah satunya dengan mulai menjajaki kemungkinan masuk ke pasar Amerika Serikat di 2022.
Secara garis besar, Realme dikenal memiliki nama besar karena produk smartphone mereka yang tak kalah bersaing dengan jenama- jenama global lainnya.
Anehnya untuk masuk ke pasar Negeri Paman Sam, Realme tidak akan memboyong produk smartphone-nya seperti dikutip dari GizmoChina, Minggu (9/1/2022).
Head of Realme International Business Group Madhav Sheth menyampaikan nantinya Realme akan memulai langkah masuk ke pasar AS seperti Xiaomi.
Berfokus pada produk IT dan AIoT (Artificial Intelligence of Things) seperti menghadirkan produk robot vacuums, wireless earphone, smartwatch, power banks, hingga produk untuk mendukung gaya hidup penuh kecanggihan teknologi.
Hal itu mungkin langkah yang tepat, mengingat di AS jenama ponsel pintar asal China memang sulit memasuki pasar.
Selain itu dari segi manufaktur, AS memiliki kekuatan yang lebih besar dibanding Realme.
Belum diketahui secara pasti rencana Realme merealisasikan masuk ke pasar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 36% bendungan di Jawa mengalami defisit air akibat El Nino. Kementerian PU menyiapkan modifikasi cuaca dan pola operasi waduk.
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Mousa Bagayoko absen 3-4 pekan akibat cedera lutut. Pieter Huistra menyiapkan sejumlah opsi gelandang PSS Sleman untuk melawan Persik.
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.
Polri menyelidiki penyebab kebakaran KMP Batumandi di perairan Merak. KNKT juga diminta memeriksa aspek teknis dan nonteknis.
BRIN menduga serpihan benda langit yang jatuh di Sampit, Kalimantan Tengah, merupakan bagian roket ZhuQue-2E asal China.