Startup AI Dokai Diakuisisi Bolt.new, Ini Teknologi yang Dibawa

Newswire
Newswire Minggu, 04 Oktober 2026 09:37 WIB
Startup AI Dokai Diakuisisi Bolt.new, Ini Teknologi yang Dibawa

Ilustrasi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Bolt.new, platform milik StackBlitz yang memungkinkan pengguna membangun aplikasi web full-stack menggunakan bahasa alami, mengumumkan akuisisi pertamanya dengan membeli startup kecerdasan buatan (AI) asal San Francisco, Dokai.

Akuisisi tersebut dilakukan ketika bisnis enterprise Bolt.new terus berkembang. Teknologi agen AI milik Dokai nantinya akan menjadi bagian dari platform Bolt.new untuk memperkuat kemampuan menjalankan pekerjaan kompleks di dalam sistem enterprise.

Co-founder Dokai Gerry Fernando Patia mengatakan startup tersebut dibangun berdasarkan keyakinan bahwa bahasa alami dapat digunakan untuk menjalankan production workflow di dalam sistem enterprise.

"Bergabung dengan Bolt.new memberikan ruang lebih besar bagi Dokai untuk mewujudkan visi tersebut melalui perangkat lunak," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (3/10/2026).

Tim Dokai Bergabung dengan Bolt.new

Gerry Fernando Patia bersama timnya akan bergabung dengan organisasi AI dan machine learning Bolt.new.

Dokai merupakan startup yang mengembangkan agen AI otonom untuk menjalankan berbagai workflow go-to-market di perusahaan. Teknologi tersebut mencakup riset prospek, pengelompokan dan penentuan prioritas akun, serta pengayaan data CRM.

CEO sekaligus Co-founder Bolt.new Eric Simons mengatakan pengalaman tim Dokai dalam menerapkan agen otonom pada sistem enterprise menjadi salah satu alasan perseroan mengakuisisi startup tersebut.

Menurutnya, pembeli enterprise tidak hanya memperhatikan kemampuan agen AI ketika didemonstrasikan. Mereka juga melihat kemampuan teknologi tersebut untuk menjalankan pekerjaan secara langsung di dalam sistem yang telah digunakan perusahaan.

Teknologi Dokai Masuk ke Platform Bolt.new

Teknologi agen milik Dokai selanjutnya akan menjadi bagian dari platform Bolt.new. Lapisan orkestrasi Dokai memungkinkan agen merencanakan dan menyelesaikan pekerjaan multi-tahap di dalam sistem enterprise tanpa keterlibatan manusia pada setiap tahapan.

Bolt.new akan memanfaatkan teknologi tersebut untuk memperkuat kemampuan agen dalam menangani proses pembangunan yang lebih kompleks dan berlangsung lebih lama.

Teknologi Dokai juga akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan aplikasi yang dibuat pelanggan agar dapat terhubung dengan sistem enterprise. Sistem tersebut termasuk CRM dan sumber data internal perusahaan.

Kemampuan pertama yang dibangun menggunakan teknologi Dokai dijadwalkan mulai tersedia bagi pelanggan enterprise pada akhir musim gugur tahun ini.

Akuisisi ini sekaligus memperkuat tim AI dan machine learning yang mengembangkan agen-agen Bolt.new.

Pelanggan Enterprise Mulai Bangun Aplikasi

Akuisisi Dokai berlangsung di tengah pertumbuhan bisnis enterprise Bolt.new. Sekitar separuh pelanggan enterprise Bolt.new telah mulai membangun aplikasi bahkan sebelum kontrak ditandatangani.

Secara rata-rata, pelanggan juga telah menerapkan aplikasi pertama dalam waktu 34 hari.

Kondisi tersebut menjadi konteks bagi Bolt.new untuk mengembangkan kemampuan agen AI yang dapat menjalankan proses pembangunan aplikasi dan pekerjaan enterprise dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi.

Dokai Awalnya Kembangkan AI untuk Workflow Enterprise

Dokai didirikan di San Francisco oleh Gerry Fernando Patia dan Rio Atmadja untuk mengembangkan agen AI yang dapat mengotomatisasi pekerjaan kompleks dan repetitif dalam perangkat lunak enterprise.

Startup tersebut didukung oleh Character Capital dan ERA.

Pada awalnya, Dokai mengembangkan AI yang dapat mempelajari workflow enterprise melalui demonstrasi. Teknologi tersebut kemudian berkembang menjadi platform AI go-to-market engineering bagi tim penjualan enterprise.

Agen otonom Dokai menjalankan workflow multi-tahap, mulai dari riset prospek, penentuan prioritas dan klasifikasi akun, pengayaan data hingga operasional CRM.

Instruksi dalam bahasa alami diterjemahkan menjadi pekerjaan yang kemudian dijalankan langsung di berbagai sistem enterprise.

Melalui akuisisi tersebut, Bolt.new tidak hanya membawa tim Dokai ke dalam organisasi AI dan machine learning, tetapi juga mengintegrasikan teknologi agen otonom yang dikembangkan Dokai ke dalam platformnya. Kemampuan tersebut diarahkan untuk mendukung proses pembangunan aplikasi dan pekerjaan enterprise yang lebih kompleks serta berlangsung lebih lama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online