36 Persen Bendungan di Jawa Defisit Air, Pemerintah Siapkan Modifikasi Cuaca
Sebanyak 36% bendungan di Jawa mengalami defisit air akibat El Nino. Kementerian PU menyiapkan modifikasi cuaca dan pola operasi waduk.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengisi daya atau charger menjadi salah satu benda yang dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari kita dengan sangat mudah. Mulai dari ponsel, laptop, tablet dan beberapa perangkat elektronik lainnya memiliki charger yang berfungsi untuk mengisi daya baterai perangkat tersebut.
Berikut apa saja yang harus kita perhatikan saat membeli pengisi daya smartphone. Jangan sampai, ketika kita membeli pengisi daya, terutama buatan pihak ketiga, malah akan berdampak buruk pada sistem pengisian daya atau baterai smartphone.
1. Spesifikasi
Kamu bisa menemukan spesifikasi di bodi charger atau kemasannya. Ada dua macam spesifikasi, yaitu input dan output.
Input
Input merujuk pada proses pengisian dari sumber listrik ke pengisi daya itu sendiri yang diperlukan untuk menghasilkan output.
Output
Output adalah hasil dari input yang telah disesuaikan sedemikian rupa, tergantung pada spesifikasi pengisi daya tersebut, yang dialirkan ke smartphone.
2. Membaca Spesifikasi
Misalnya, input dari sebuah charger adalah AC 100-240V~50/60Hz 0,5A Max. Input itu berarti bahwa pengisi daya aman untuk dipakai pada tegangan 100-240V dengan frekuensi 50/60Hz. Di Indonesia, standar tegangan listrik adalah 220V pada frekuensi 50Hz.
Untuk output, biasanya tercantum beberapa informasi, contohnya:
5V = 3A
5V = 4A
5V = 4,5A
4,5A = 5V
9V = 2,5A
12V = 1,87A
(22,5 W Max)
Berdasarkan contoh spesifikasi itu, dapat kita pahami bahwa keluaran maksimum dari pengisi daya itu adalah maksimum 22,5 Watt yang didapat dari perkalian antara tegangan (Volt/V) dengan arus (Ampere/A).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 36% bendungan di Jawa mengalami defisit air akibat El Nino. Kementerian PU menyiapkan modifikasi cuaca dan pola operasi waduk.
Mousa Bagayoko absen 3-4 pekan akibat cedera lutut. Pieter Huistra menyiapkan sejumlah opsi gelandang PSS Sleman untuk melawan Persik.
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.
Polri menyelidiki penyebab kebakaran KMP Batumandi di perairan Merak. KNKT juga diminta memeriksa aspek teknis dan nonteknis.
BRIN menduga serpihan benda langit yang jatuh di Sampit, Kalimantan Tengah, merupakan bagian roket ZhuQue-2E asal China.
PSS Sleman membawa 23 pemain yang sama untuk menghadapi Persik Kediri pada 22 Oktober 2026. Pieter Huistra memastikan skuadnya dalam kondisi baik.