Puluhan Obat Bahan Alam Tercemar BKO BPOM Ungkap Risiko Serius
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Rem / Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Masalah sistem pengereman bisa saja terjadi karena kita jarang merawat rem mobil. Rem yang blong adalah kondisi ketika rem tidak bisa berfungsi sama sekali. Nah, kasus rem blong inilah yang sering menjadi penyebab utama dari kecelakaan yang terjadi di jalanan.
Apa penyebab rem blong?
Dikutip dari laman Suzuki, Senin (10/1/2022), sumber penyebab rem blong bermacam-macam. Mulai dari minyak rem yang habis sampai kanvas dan piston rem yang rusak. Piston atau kanvas rusak atau aus umumnya karena faktor usia. Untuk mencegahnya lakukan pemeriksaaan berkala setelah kendaraan menempuh jarak 10.000 km.
Faktor lain penyebab rem blong adalah tersumbatnya selang minyak rem. Biasanya, mobil penumpang memakai sistem pengereman dengan tekanan fluida dari minyak rem dalam mekanisme pengereman. Nah, kondisi minyak rem dan selang minyak yang berukuran kecil sangat penting untuk selalu dicek.
Penyebab lainnya adalah, seal piston master mengalami aus. Ada beberapa penyebab selain faktor usia, yaitu kualitas minyak rem yang sudah tak bagus karena sudah kadaluarsa atau sudah terkontaminasi karena terlalu sering membuka tutup tabung minyak.
Karena itulah disarankan untuk menguras dan mengganti minyak rem setiap setiap enam bulan atau maksimal 1 tahun sekali.
Lalu, bagaimana untuk mengatasi saat kendaraan mengalami rem blong saat melaju di jalanan?
Pertama, jangan panik. Segera tekan tombol lampu hazard dan klakson supaya kendaraan sekitar tahu kalau kendaraan Anda sedang bermasalah dan dalam keadaan darurat. Setelah tenang, coba untuk injak rem dan rasakan.
Jika rem terasa lembut dan bisa sampai menginjak lantai mobil, kemungkinan penyebabnya adalah kekurangan minyak rem, kerusakan fungsi master silinder atau ada masalah di bagian kaliper rem. Solusinya, terus pompa rem untuk mengembalikan tekanan rem. Lakukan hal ini walaupun kendaraan sudah dilengkapi teknologi anti-lock breaking system (ABS).
Tetapi jika pedal gas terasa keras, besar kemungkinan ada masalah pada pedal tersebut atau ada benda yang mengganjal pedal rem. Coba cari tahu dengan kaki atau jika ada penumpang lain, minta bantuan mereka untuk memeriksa adakah benda atau barang yang mengganjal pedal rem. Jika ada, minta bantu mereka untuk menyingkirkannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.