Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Jas hujan/Pixabay-Syahdan Cahya Nugraha
Harianjogja.com, JOGJA—Jas hujan, benda yang wajib dimiliki pengendara sepeda motor di musim hujan seperti sekarang, perlu dirawat dengan cara terbaik agar tidak mudah berjamur.
Jas hujan biasanya terbuat dari plastik atau vinyl yang memiliki lapisan pelindung anti air. Lapisan ini dapat mengelupas dan membuat fungsi jas hujan tidak bekerja dengan baik apabila tidak dirawat.
BACA JUGA: Tips Berboncengan dengan Pasangan yang Aman di Hari Valentine
Membiarkan jas hujan terlipat setelah digunakan dapat membuat jas hujan berbau apek dan berjamur, sehingga perawatan jas hujan ini sangat penting untuk dilakukan agar lebih awet dan tidak berjamur.
Sebagaimana dilansir The Spruce, Selasa (8/2/2022), berikut cara terbaik merawat jas hujan agar awet dan tidak berjamur:
Baca Cara Perawatan
Ada beragam jenis jas hujan yang dapat digunakan. Untuk itu penting bagi Anda membaca terlebih dahulu cara perawatan jas hujan tersebut, karena setiap jas hujan memiliki perawatan yang berbeda. Biasanya terdapat label di bagian dalam jas hujan yang menjelaskan bagaimana cara merawatnya.
Beberapa material jas hujan hanya bisa dibersihkan dengan cara dry clean saja karena terdapat lapisan kain dan ada juga yang memiliki lapisan dapat dilepas dan dibersihkan secara terpisah.
Hilangkan Noda
Jas hujan rentan terkena cipratan lumpur dan kotoran, oleh karena itu sebelum mencuci akan lebih baik jika kita membersihkan nodanya terlebih dahulu.
Jas hujan berbahan plastik atau vinyl dapat dibersihkan menggunakan kain microfiber basah yang telah diberi detergen atau sabun pencuci piring. Dengan begitu, noda di jas hujan dapat terangkat.
Pastikan bahwa Anda mengetahui teknik pencucian jas hujan dengan tepat, bisa menggunakan mesin cuci atau manual menggunakan tangan. Sebaiknya ikuti anjuran yang tertera dalam label jas hujan.
Tentukan Suhu Air
Cuci jas hujan menggunakan air dingin. Air panas akan merusak lapisan jas hujan sehingga membuatnya mengkerut.
Pilih Detergen
Pastikan detergen yang digunakan dapat melindungi lapisan anti air. Pilihlah detergen yang lembut agar tidak merusak lapisan anti air di jas hujan. Gunakan detergen secukupnya agar tidak meninggalkan noda putih di permukaan jas hujan.
BACA JUGA: Sewa Mobil saat Wisata ke Jogja, Perhatikan Hal Ini
Keringkan Jas Hujan
Setelah dicuci bersih, tahap selanjutnya adalah proses pengeringan. Keringkan jas hujan dengan menjemurnya di bawah sinar Matahari dan biarkan kering secara alami. Hindari mengeringkan jas hujan dengan menggunakan pengering pakaian. Apabila ingin segera memakainya, Anda bisa mengelapnya dengan kain bersih agar tidak ada sisa air yang menempel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.