Xiaomi Mundur dari Tren HP Super Tipis demi Performa

Jumali
Jumali Senin, 18 Mei 2026 21:57 WIB
Xiaomi Mundur dari Tren HP Super Tipis demi Performa

Logo Xiaomi /Wikipedia

Harianjogja.com, JOGJA— Xiaomi secara mengejutkan membatalkan proyek ponsel ultra-tipis yang sebelumnya digadang-gadang bakal menjadi pesaing iPhone Air. Keputusan tersebut diambil menjelang tahap produksi massal karena perusahaan menilai desain terlalu tipis berisiko menurunkan kualitas pengalaman pengguna.

Kabar pembatalan ini diungkap langsung oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing, dalam sesi siaran langsung baru-baru ini. Ia menyebut tim riset dan pengembangan sebenarnya telah menyelesaikan tahap perencanaan hingga pembuatan cetakan rekayasa perangkat.

Namun, proyek tersebut akhirnya dihentikan setelah perusahaan mengevaluasi berbagai kompromi teknis yang harus dilakukan demi menghasilkan bodi super tipis.

“Ponsel yang terlalu tipis dan ringan memerlukan banyak kompromi. Semakin tipis perangkat, maka akan semakin sulit untuk membekalinya dengan kapasitas baterai yang besar, sistem pendingin yang tepat, hingga perangkat keras yang mumpuni untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Lu Weibing, dikutip dari Gizmochina, Senin (18/5/2026).

Menurut Xiaomi, desain ultra-tipis memang menarik secara visual, tetapi berpotensi mengorbankan stabilitas performa, sistem pendingin, hingga ketahanan baterai. Faktor tersebut dinilai terlalu berisiko untuk perangkat yang dipasarkan secara massal.

Sebelum resmi dibatalkan, perangkat yang dirumorkan bernama Xiaomi 17 Air itu sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan forum teknologi. Bocoran desainnya pertama kali mencuat setelah dibagikan pembocor teknologi Bald Panda pada Januari 2026.

Dalam video yang beredar, perangkat tersebut terlihat memiliki bodi sangat ramping dengan ketebalan diperkirakan hanya sekitar 5,5 mm. Angka itu bahkan disebut sedikit lebih tipis dibanding prediksi ketebalan iPhone 17 Air yang diperkirakan berada di angka 5,6 mm.

Meski mengusung desain sangat tipis, prototipe Xiaomi 17 Air tetap dibekali layar besar berukuran sekitar 6,59 inci. Berbeda dengan desain Apple, modul kamera belakangnya menggunakan konfigurasi ganda horizontal.

Dengan adanya konfirmasi pembatalan dari manajemen Xiaomi, seluruh bocoran desain dan cetakan perangkat yang sempat beredar kini dipastikan hanya menjadi bagian dari eksplorasi internal perusahaan.

Artinya, proyek Xiaomi 17 Air dipastikan berhenti pada tahap prototipe dan tidak akan masuk ke jalur produksi komersial.

Sebagai gantinya, Xiaomi kini disebut memfokuskan pengembangan lini flagship utama mereka, yakni Xiaomi 17 Pro dan Xiaomi 17 Pro Max. Kedua perangkat tersebut tetap membawa desain premium, termasuk modul kamera bergaya modern yang disebut terinspirasi dari lini iPhone Pro.

Meski demikian, Xiaomi dikabarkan tetap akan mempertahankan identitas desain khas vendor Tiongkok dengan menghadirkan inovasi layar dan fitur interaktif yang lebih agresif di segmen flagship premium.

Langkah Xiaomi membatalkan proyek ini juga memunculkan sinyal bahwa tren ponsel ultra-tipis belum tentu menjadi arah utama industri smartphone ke depan, terutama jika harus mengorbankan performa dan pengalaman pengguna sehari-hari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online