Indonesia dan Rusia Teken MoU Soal 5G, IoT Hingga Kebijakan Internet Inklusif
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Ilustrasi jaringan internet 3G, 4G, dan 5G/freepik
Harianjogja.com, JAKARTA – Indonesia menjadi negara dengan kecepatan internet terendah di Asia Tenggara. Sejumlah hal ditengarai menjadi alasan fenomena itu terjadi.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menilai terdapat banyak faktor yang mempengaruhi peringkat kecepatan internet di Indonesia.
Ketua Umum APJII Muhammad Arif mengatakan, salah satu penyebabnya adalah wilayah geografis Indonesia yang sangat luas dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara.
“Bentangan wilayah geografis yang sangat luas serta kondisi yang wilayah berbeda-beda, sangat mempengaruhi perihal pemerataan infrastruktur internet di seluruh pelosok indonesia,” kata Arif, Minggu (13/2).
Selain itu, kata Arif, faktor lainnya adalah bertambahnya pengguna internet di Indonesia yang cukup pesat, sehingga mempengaruhi kapasitas infrastruktur yang tersedia untuk mencukupi kebutuhan akan internet tersebut.
Arif berpendapat untuk memperbaiki posisi Indonesia perihal kecepatan internet, cara yang dapat dilakukan adalah dengan membangun infrastruktur telekomunikasi dan menambah kapasitas.
Dengan menambah infrastruktur yang merata di seluruh penjuru Indonesia, maka dengan sendirinya kapasitas yang bisa didapatkan oleh pengguna internet akan makin tercukupi.
“Dan pastinya jika pemerataan internet ini bisa tercapai seperti cita-cita dari APJII maka kecepatan internet indonesia akan makin berada di top level secara global,” kata Arif.
Sebelumnya, Speedtest Global Index menyebutkan, per Desember 2021 rata-rata kecepatan unduh internet bergerak Indonesia hanya 15,44 Mbps. Sedangkan kecepatan unggah sebesar 9,16 Mbps dan latensi 28 ms.
Dengan torehan tersebut, Indonesia menjadi negara yang paling lambat dalam hal rata-rata kecepatan internet di Asia Tenggara. Indonesia tertinggal dari Kamboja dan Laos. Masing-masing negara memiliki kecepatan internet sebesar 16,37 Mbps dan 24,29 Mbps.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.