Tiket Kapal Ferry untuk Mudik Lebaran 2025 Sudah Bisa Dipesan Sekarang
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau kepada penumpang membeli tiket melalui sistem online.
Ilustrasi kegiatan touring dengan menggunakan sepeda motor./Istimewa-Honda
Harianjogja.com, JAKARTA--Berkendara sepeda motor jarak jauh, termasuk saat mudik Lebaran nanti, Anda wajib melengkapi diri persiapan matang. Selain helm dan surat-sura kendaran, tak ada salahnya Anda juga menggunakan aksesori fungsional saat berkendara, salah satunya adalah penahan angin (windshield).
Sejumlah manfaat bisa didapatkan dengan memasang windshield. Manfaat utamanya tentu membuat pengendara terhindar dari terpaan angin secara langsung ke badan atau wajah. Risiko masuk angin atau tidak enak badan yang kerap dialami oleh pengendara sepeda motor tentunya bisa dikurangi dengan adanya aksesori ini.
BACA JUGA: Pemerintah Beri Sinyal Harga BBM hingga Listrik Naik, Pengamat UGM: Mencederai Tuntutan Mahasiswa
Windshield juga bisa menghindarkan pengendara sepeda motor dari benda-benda asing yang datang dari bagian depan. Sebagai contoh, windshield bisa menghalangi pengendara sepeda motor dari kerikil yang terbang setelah tergilas kendaraan di depan.
Selain angin dan benda-benda asing, windshield juga berguna untuk mengindari tubuh atau wajah pengendara sepeda motor "menabrak" serangga. Demikian halnya dengan cipratan air dari kendaraan di depan yang seringkali mengotori tubuh atau wajah pengendara sepeda motor, windshield bisa menjadi solusinya.
Walaupun demikian, memasang windshield ternyata tidak boleh sembarangan. Alih-alih melindungi, windshield yang pemasangannya tidak tepat justru akan membahayakan pengendara sepeda motor.
BACA JUGA: Kuota untuk 21.000 Orang, Cek Syarat & Cara Daftar Mudik Gratis Kemenhub
Menurut Direktur Mobilitas Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia (IMI) Joel D. Mastana, windshield yang bisa membahayakan pengendara sepeda motor adalah windshield dengan ukuran terlampau besar atau tinggi. Sebab, windshield tersebut berpotensi menghalangi pandangan saat berkendara.
"Windshield ini bagus, tetapi kalau yang dipasang tidak sesuai ukurannya justru malah membahayakan. Windshield itu jangan sampai tingginya melampaui mata atau wajah, cukup sampai ke dada saja," katanya ketika dihubungi oleh Bisnis baru-baru ini.
Lebih lanjut, Joel menyebut windshield lebarnya juga tidak boleh melebihi lebar stang sepeda motor. Sebab, jika windshield terlampau lebar maka kenyamanan berkendara yang akan dikorbankan. Pengendalian sepeda motor menjadi tidak stabil, terutama saat bermanuver di tikungan.
"Sederhananya begini saja, kalau tidak nyaman itu pastinya tidak akan aman. Karena pabrikan itu sudah mendesain bagaimana kendaraan itu aman dan nyaman. Jadi, buat senyaman mungkin saat berkendara," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau kepada penumpang membeli tiket melalui sistem online.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.