Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Ilmuwan temukan planet baru bernama HD 56414
Harianjogja.com, JAKARTA—Ilmuwan baru saja menemukan planet baru yang diberi nama HD 56414. Planet anyar ini, dilansir dari sci.news, terletak sekitar 873 tahun cahaya di konstelasi Volans.
Juga dikenal sebagai TOI-1228, TIC 300038935 atau SAO 249773, bintang ini berusia sekitar 420 juta tahun, jauh lebih muda dari usia Matahari kita yang 4,5 miliar tahun.
Planet ekstrasurya yang baru ditemukan mengorbit HD 56414 setiap 29 hari pada jarak yang sama dengan sekitar seperempat jarak antara Bumi dan Matahari.
Dunia ‘alien’ baru ini memiliki radius 3,7 kali lipat dari Bumi dan termasuk dalam kelas Neptunus hangat.
Dinamakan HD 56414b (TOI-1228b), itu terdeteksi oleh Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) NASA saat transit bintang tipe A induknya.
BACA JUGA: Spotify Uji Coba Fitur Penjualan Tiket Konser
“Metode deteksi exoplanet saat ini paling mudah menemukan planet dengan periode orbit pendek dan cepat di sekitar bintangnya, tetapi planet ini memiliki periode orbit yang lebih lama daripada kebanyakan yang ditemukan hingga saat ini,” kata astronom Universitas California, Berkeley, Steven Giacalone dan rekan-rekannya.
“Planet seukuran Neptunus yang lebih mudah ditemukan yang terletak lebih dekat dengan bintang tipe A yang terang akan dengan cepat kehilangan gasnya oleh radiasi bintang yang keras dan direduksi menjadi inti yang tidak terdeteksi.”
Penemuan HD 56414b tepat di luar zona di mana planet ini akan kehilangan gasnya menunjukkan bahwa bintang tipe-A yang terang mungkin memiliki banyak inti yang tidak terlihat di dalam zona Neptunus yang panas yang menunggu untuk ditemukan melalui teknik yang lebih sensitif.
BACA JUGA: Begini Cara Keluar Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan
Dalam studi mereka, para astronom juga memodelkan efek radiasi dari bintang di planet ini dan menyimpulkan bahwa, sementara bintang mungkin perlahan-lahan menyusut di atmosfernya, kemungkinan akan bertahan selama satu miliar tahun - melampaui titik di mana bintang itu diperkirakan akan terbakar dan runtuh, menghasilkan supernova.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
OJK mengkaji dampak penutupan 833 dapur SPPG terhadap kredit perbankan, termasuk jumlah SPPG yang mendapat pembiayaan bank.