Upanat, Sandal Khusus untuk Pengunjung Candi Borobudur
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Logo aplikasi media sosial TikTok yang dikelola oleh ByteDance./Bloomberg-Brent Lewin
Harianjogja.com, SOLO—Data pengguna TikTok diduga bocor setelah diretas oleh hacker pada waktu dekat ini. Menurut kabar, data sebesar 790 GB yang mengandung miliaran informasi pengguna berhasil dibobol oleh hacker dengan julukan ‘AgainstTheWest’.
Kabar pembobolan ini tersebar pada 3 September lalu. Hacker disebut dapat mengakses source code dari backend internal. Menanggapi hal tersebut, TikTok Amerika Serikat membantah adanya aktivitas ilegal yang dilakukan oleh para peretas.
"Kami telah mengkonfirmasi bahwa sampel data yang dipermasalahkan semuanya dapat diakses publik dan bukan karena kompromi sistem, jaringan, atau basis data TikTok," kata juru bicara TikTok Maureen Shanahan, dikutip dari The Verge.
TikTok juga menambahkan bahwa pengguna tidak perlu melakukan tindakan proaktif apapun, karena pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan keamanan pada seluruh pengguna komunitas global miliknya.
BACA JUGA: Muncul Ribuan Situs Phishing Iphone 14, Berikut Modusnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.