Tidak Serentak, Ini Cara Mengecek Kapan Siaran Analog Dimatikan di Tiap Daerah

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Jum'at, 04 November 2022 05:47 WIB
Tidak Serentak, Ini Cara Mengecek Kapan Siaran Analog Dimatikan di Tiap Daerah

Seorang anak menyimak pembelajaran yang disiarkan melalui Televisi Republik Indonesia (TVRI) di Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan 720 episode untuk penayangan Belajar dari Rumah selama 90 hari untuk PAUD hingga SMA melalui TVRI. /ANTARA FOTO-Saiful Bahri

Harianjogja.com, JOGJA—Sebagian masyarakat dibikin bingung kapan siaran televisi (TV) analog akan benar-benar mati. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sebelumnya mengumumkan akan mematikan siaran TV analog pada 2 November 2022.

Namun kenyataannya, sebagian masyarakat masih bisa menikmati siaran TV analog pada 2 November 2022. 

Dikutip dari Bisnis.com, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, sebelumnya menegaskan kebijakan analog switch off (ASO) tidak dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada 2 November 2022.

“ASO 2 November tidak secara total digelar di seluruh wilayah RI. Masih terdapat 292 kabupaten/kota yang akan kita lakukan analog switch off sesuai kesiapan-kesiapan wilayah,” ujar Johnny pekan lalu.

Siaran TV analog akan mati secara bertahap mulai 2 November 2022 di wilayah Jabodetabek.

Selain itu, 222 daerah lainnya juga akan terdampak proses Analog Switch Off (ASO) dan harus pindah menonton siaran TV digital.

Kemkominfo melalui laman Siarandigital.kominfo.go.id, selalu memperbarui wilayah yang akan terkena dampak ASO dan harus beralih ke tv digital.

Jika ingin mengetahui siaran tv analog di daerah Anda kapan dimatikan, Anda bisa langsung mengunjungi laman siarandigital.kominfo.go.id.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos.com

Share

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online