China Sukses Kloning Kambing Super, Produksi Susu Bakal Meledak

Newswire
Newswire Jum'at, 15 Mei 2026 17:47 WIB
China Sukses Kloning Kambing Super, Produksi Susu Bakal Meledak

Ilmuwan China sukses mengkloning massal kambing perah produktivitas super tinggi. ANTARA/Xinhua.

Harianjogja.com, XI’AN — Terobosan besar datang dari dunia sains China. Para peneliti berhasil mengkloning enam kambing perah unggulan dengan produksi susu super tinggi, membuka babak baru dalam teknologi peternakan modern.

Proyek ambisius ini dipimpin oleh tim dari Northwest A&F University yang berbasis di Provinsi Shaanxi. Keberhasilan ini disebut sebagai kloning massal pertama untuk kambing perah di China—sebuah lompatan besar dalam sistem pembiakan ternak.

Kambing “Super” dengan Produksi Susu Tinggi

 Sebanyak enam kambing hasil kloning—terdiri dari empat jantan dan dua betina—dikembangkan dari ras Kambing Saanen unggulan.

Menurut kepala tim peneliti, Wang Xiaolong, kambing donor memiliki produksi susu luar biasa, mencapai lebih dari 2.800 kilogram per tahun.

Tak hanya itu, kualitas susu juga lebih baik, dengan kandungan lemak dan protein lebih tinggi dibanding kambing biasa. Kambing ini juga dikenal memiliki daya tahan tubuh kuat, adaptasi lingkungan tinggi, serta kemampuan reproduksi yang stabil.

Teknologi Kloning Pangkas Waktu Hingga Bertahun-Tahun

Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan teknologi canggih berbasis kloning sel somatik dan seleksi genomik. Para ilmuwan mampu mengisolasi sel berkualitas tinggi, lalu merekonstruksi embrio hingga tahap implantasi dengan presisi tinggi.

Metode ini memangkas waktu pembiakan secara drastis. Jika cara konvensional membutuhkan 8–10 tahun untuk menghasilkan populasi unggulan, teknologi kloning mampu mempercepat proses tersebut secara signifikan.

Shaanxi Jadi Pusat Industri Susu Kambing China

 Provinsi Shaanxi sendiri memegang peran penting dalam industri ini. Wilayah tersebut menampung sekitar 40% populasi kambing perah di China dan memproduksi hingga 80% produk susu kambing nasional.

Keberhasilan kloning ini diproyeksikan akan memperkuat posisi Shaanxi sebagai pusat produksi susu kambing terbesar di negara tersebut.

Dukung Strategi Pangan Nasional China

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam Rencana Lima Tahun ke-15 China yang menargetkan sistem pangan lebih beragam dan efisien.

Pengembangan ternak unggulan berbasis teknologi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan.

Era Baru Peternakan Modern

Keberhasilan kloning kambing perah ini bukan sekadar capaian ilmiah, tetapi juga sinyal transformasi besar di sektor peternakan global.

Dengan teknologi ini, industri tidak lagi bergantung pada proses alami yang panjang dan penuh ketidakpastian. Sebaliknya, kualitas unggul dapat direplikasi secara cepat dan presisi.

Jika dikembangkan lebih luas, bukan tidak mungkin teknologi ini akan menjadi standar baru dalam produksi pangan dunia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online