Mendag Zulhas Sebut Harga Pangan Masih di Awal Ramadan
Mendag Zulkifli Hasan mengeklaim harga bahan pangan masih stabil memasuki puasa 1 Ramadan 1444 H yang dimulai hari ini.
Ilustrasi tower, BTS./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA -- PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) secara resmi akhirnya ditetapkan sebagai pemenang seleksi pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2022.
"Menteri Komunikasi dan Informatika telah menetapkan PT Telekomunikasi Selular sebagai Pemenang Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2022," demikian pengumuman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jumat (4/11/2022).
BACA JUGA : Telkomsel Uji Jaringan 5G
Adapun, disebutkan bahwa penetapan pemenang ini merujuk pada pengumuman hasil seleksi untuk pelaksanaan lelang harga. Telkomsel diketahui memberikan penawaran harga yang lebih tinggi dibandingkan peserta lelang lain yakni XL Axiata.
Saat mengumumkan hasil seleksi peserta lelang beserta harga penawaran per blok, Kemenkominfo menyebut Telkomsel menawar dengan harga Rp605.056.000.000.
Telkomsel dinyatakan sebagai peringkat hasil nomor satu, lantaran jumlah tawarannya lebih tinggi dari XL Axiata yakni senilai Rp540.000.000.000.
Usai mengumumkan peringkat berdasarkan harga penawaran, Kemenkominfo juga sempat memberikan masa sanggah. Peserta dapat menyampaikan sanggahan dalam bentuk tertulis maksimal satu hari kerja setelah pengumuman hasil seleksi dengan menyertakan bukti yang memperkuat sanggahan.
Akan tetapi, tidak ada sanggahan yang masuk terhadap pengumuman hasil seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2022 tersebut.
Sebelumnya, Vice President Corporate Communications Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, mengatakan dengan adanya seleksi pita frekuensi 2,1 GHz untuk penyelenggaraan jaringan bergerak seluler ini, Telkomsel berpartisipasi dalam memperkuat pengembangan layanan telekomunikasi berbasis digital.
Menurutnya, hal itu membutuhkan gelaran konektivitas jaringan broadband berteknologi terdepan, serta ketersediaan alokasi sumber daya frekuensi yang mencukupi, seiring dengan makin cepatnya adopsi layanan digital dalam aktivitas masyarakat Indonesia.
"Tambahan spektrum dari lelang frekuensi 2,1 GHz tersebut sangat penting untuk digunakan dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan, baik secara peningkatan Quality of Service [QoS] maupun coverage layanan dengan terus melanjutkan roadmap pengembangan akses jaringan broadband 4G/LTE dan memperluas cakupan jaringan terkini 5G di seluruh Indonesia," ujar Saki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Mendag Zulkifli Hasan mengeklaim harga bahan pangan masih stabil memasuki puasa 1 Ramadan 1444 H yang dimulai hari ini.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.