X Batasi Tweet Akun Gratis, Pengguna Kini Cepat Kena Limit
X resmi membatasi akun gratis dengan kuota posting, balasan, dan DM harian yang jauh lebih ketat dibanding sebelumnya.
Ilustrasi mobil listrik
Harianjogja.com, JOGJA— Cuaca panas ekstrem ternyata dapat memengaruhi performa dan efisiensi baterai mobil listrik atau electric vehicle (EV). Kondisi suhu tinggi membuat sistem baterai bekerja lebih keras untuk menjaga temperatur tetap stabil, baik saat kendaraan digunakan maupun ketika proses pengisian daya berlangsung.
Akibatnya, jarak tempuh kendaraan listrik bisa berkurang dan proses charging menjadi lebih lama. Dalam jangka panjang, paparan panas berlebih juga berpotensi mempercepat penurunan kualitas baterai jika tidak dikelola dengan baik.
Baterai lithium-ion pada mobil listrik diketahui bekerja paling optimal pada suhu sekitar 20 hingga 25 derajat Celsius. Ketika suhu udara meningkat terlalu tinggi, proses kimia di dalam baterai menjadi kurang efisien sehingga konsumsi daya ikut meningkat.
Meski sebagian besar mobil listrik modern telah dilengkapi sistem manajemen termal otomatis, pemilik kendaraan tetap disarankan melakukan perawatan tambahan agar performa baterai tetap optimal, terutama di negara tropis seperti Indonesia.
Berikut enam cara yang dapat dilakukan untuk menjaga baterai mobil listrik tetap awet saat cuaca panas:
1. Lakukan Pre-Cooling Sebelum Berkendara
Sebelum digunakan, nyalakan sistem pendingin kabin dan baterai ketika mobil masih terhubung ke charger di rumah. Cara ini membantu menurunkan suhu kendaraan tanpa menguras daya baterai utama.
Metode pre-cooling juga dinilai lebih efisien dibanding langsung menyalakan pendingin udara saat kendaraan sudah berjalan.
2. Hindari Penggunaan AC Berlebihan
Pendingin udara atau AC menjadi salah satu komponen yang paling banyak mengonsumsi daya pada mobil listrik. Saat cuaca panas, gunakan AC secukupnya dan hindari mengatur suhu terlalu rendah.
Penggunaan mode sirkulasi udara dalam kabin juga dapat membantu menjaga suhu tetap nyaman tanpa membebani baterai secara berlebihan.
3. Gunakan Eco Mode
Sebagian besar mobil listrik modern sudah dilengkapi fitur eco mode atau mode hemat energi. Fitur ini membantu mengatur respons akselerasi dan penggunaan daya agar lebih efisien.
Mode hemat energi sangat membantu menjaga konsumsi baterai tetap stabil, terutama saat cuaca panas atau ketika melakukan perjalanan jarak jauh.
4. Parkir di Tempat Teduh
Paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama dapat meningkatkan suhu kabin dan baterai kendaraan. Karena itu, pemilik EV disarankan memilih area parkir yang teduh seperti gedung parkir atau bawah pepohonan.
Jika terpaksa parkir di area terbuka, gunakan pelindung kaca depan atau penutup dashboard untuk mengurangi panas yang masuk ke dalam kabin.
5. Periksa Tekanan Ban Secara Berkala
Tekanan ban yang terlalu rendah dapat meningkatkan hambatan gulir sehingga kendaraan membutuhkan energi lebih besar untuk bergerak. Dampaknya, baterai menjadi lebih cepat terkuras.
Karena itu, penting memeriksa tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh.
6. Hindari Overcharging dan Fast Charging Berlebihan
Pemilik mobil listrik juga disarankan tidak membiarkan baterai terus terhubung ke charger setelah daya penuh, terutama saat cuaca panas. Kondisi overcharging dapat meningkatkan beban termal pada baterai.
Selain itu, penggunaan fast charging atau DC charging secara berlebihan juga dapat membuat suhu baterai meningkat lebih cepat dibanding pengisian daya normal.
Fast charging sebaiknya digunakan hanya ketika diperlukan. Jika baru selesai perjalanan jauh, beri jeda beberapa saat sebelum mengisi daya agar suhu baterai lebih stabil.
Meski menghadapi tantangan suhu panas, proses charging mobil listrik pada dasarnya tetap aman karena kendaraan modern sudah dilengkapi sistem perlindungan termal otomatis.
Dengan menerapkan kebiasaan sederhana seperti memilih parkir teduh, mengatur penggunaan AC, dan memperhatikan pola charging, pemilik kendaraan listrik dapat menjaga efisiensi daya sekaligus memperpanjang usia pakai baterai.
Karena itu, penggunaan mobil listrik di negara tropis seperti Indonesia tetap dinilai aman dan efisien selama pemilik memahami cara merawat baterai dengan benar saat cuaca panas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
X resmi membatasi akun gratis dengan kuota posting, balasan, dan DM harian yang jauh lebih ketat dibanding sebelumnya.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.