Upanat, Sandal Khusus untuk Pengunjung Candi Borobudur
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Twitter. /Reuters- Kacper Pempel
Harianjogja.com, JAKARTA—CEO Twitter Elon Musk mengumumkan akan menghilangkan status device pada setiap cuitan netizen. Sehingga nanti tak ada lagi keterangan cuitan tersebut dituliskan melalui device iPhone, Android, atau Web.
"Kita akhirnya menghentikan gawai apa yang dipakai saat menuliskan cuitan (pemborosan ruang layar dan komputasi). Bener-bener ngga tahu kenapa kita melakukan itu..." tulis Elon pada Senin (14/11/2022).
Keputusan itu membuat kontroversi di tengah pengguna. Ada yang setuju dan ada yang menolak.
Banyak netizen mengatakan sepakat dengan keputusan Elon Musk dan merasa status gawai tidak terlalu penting. Salah satu yang terlihat kontra dengan keputusan Elon Musk adalah penemu hastag dan mantan CEO Twitter Jack Dorsey.
Penemu hashtag Chris Messina berpendapat bahwa menunjukkan perangkat adalah cara yang baik untuk memberikan visibilitas kepada klien Twitter pihak ketiga, sebelumnya seperti Tweetie dan TweetDeck, dan memberikan "indikator status" untuk menunjukkan apakah tweet dikirim dari desktop atau seluler.
Cuitan Chris itu kemudian ditanggapi oleh Jack Dorsey dengan pernyataan setuju. "Benar," tulis Dorsey singkat sependapat dengan Messina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.