BPOM Sita Obat Ilegal Senilai Rp10 Miliar dari Jual Beli Online, Ini Tanggapan Shopee
Shopee buka suara terkait temuan obat ilegal dan makanan ilegal senilai Rp10 miliar yang dijual di marketplace tersebut.
Elon Musk/Bussiness Insider
Harianjogja.com, JAKARTA—CEO Tesla Elon Musk saat ini sedang diawasi oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS atau U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) terkait klaim Tesla self driving atau mengemudi sendiri.
BACA JUGA: Elon Musk Bikin Aturan Baru Lagi
Dilansir dari Bloomberg dan TechCrunch, Minggu (29/1/2023), pengawasan ini dilakukan SEC terkait komentar Elon Musk tentang kemampuan "mengemudi sendiri" yang terdapat pada mobil Teslanya itu.
Investigasi SEC terhadap Musk adalah bagian dari upaya keseluruhannya untuk menentukan apakah Tesla telah melanggar aturan mereka dalam mempromosikan penawaran FSD dan Auto Pilotnya atau tidak.
Hingga kini, SEC belum mengomentari penyelidikan yang sedang berlangsung sebelum mengajukan gugatan secara resmi, dan belum mengomentari kasus ini secara khusus.
Tetapi pengungkapan baru-baru ini dapat menjelaskan mengapa Musk menjadi objek investigasi ketika tengah berbicara ke teknologi "mengemudi sendiri" milik Tesla.
Pada minggu lalu, seorang insinyur Tesla mengatakan jika video yang dirilis pada 2016 tentang kemampuan mengemudi sendiri yang tedapat pada teknologi Tesla hanyalah sandiwara atau dibuat- buat.
Bahkan, Bloomberg menulis jika sandiwara ini dibuat dan disutradari oleh Elon Musk sendiri.
Adapun pengawasan SEC bukan terkait klaim keamanan, tetapi lebih mempermasalahkan perusahaan publik atau pejabat eksekutif perusahaan yang membuat klaim berwawasan ke depan yang salah atau menyesatkan.
"Musk sering menyarankan FSD pada dasarnya akan mencapai kemampuan navigasi bebas pengemudi dalam garis waktu yang belum terbukti akurat," ujar TechCrunch
Berdasarkan apa yang ditentukan SEC setelah penyelidikannya, jika Musk terbukti bersalah akan mendapatkan konsekuensi seperti pembatasan aktivitasnya di masa depan sebagai pejabat perusahaan publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Shopee buka suara terkait temuan obat ilegal dan makanan ilegal senilai Rp10 miliar yang dijual di marketplace tersebut.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek