Kimi Antonelli Tinggal Butuh 2 Poin untuk Kunci Gelar Juara Dunia F1
Kimi Antonelli memenangi F1 GP Amerika Serikat 2026 dan memimpin klasemen dengan 365 poin. Ia tinggal membutuhkan dua poin untuk mengunci gelar.
Logo Volkswagen/Ist-Car Logos
Harianjogja.com, JOGJA— Volkswagen memastikan peluncuran Golf EV kembali mundur dan baru diproyeksikan hadir menjelang akhir dekade ini. Keputusan tersebut membuat penggemar hatchback legendaris itu harus menunggu lebih lama untuk melihat versi listriknya meluncur ke pasar global.
CEO Volkswagen, Thomas Schafer, dalam acara Future of the Car di London menyatakan, Volkswagen belum merasa perlu terburu-buru menghadirkan Golf listrik karena portofolio kendaraan mereka saat ini dinilai masih kompetitif.
“Kami memiliki jajaran produk yang fantastis saat ini sehingga kami tidak membutuhkan Golf listrik pada 2028,” ujar Schafer seperti dikutip dari Autocar.
Alih-alih mempercepat Golf EV, Volkswagen memilih fokus memperkuat lini mobil listrik seri ID. Tahun ini, perusahaan disebut akan memperkenalkan sejumlah model baru seperti ID Polo, ID 3 Neo, dan ID Cross untuk memperluas pasar kendaraan listrik mereka.
Volkswagen juga ingin memberi ruang bagi model-model baru tersebut agar dapat menarik perhatian pasar tanpa langsung dibayangi popularitas Golf yang sudah memiliki basis penggemar besar selama puluhan tahun.
Platform Baru Jadi Kendala Utama
Di balik mundurnya jadwal Golf EV, terdapat persoalan pengembangan platform SSP (Scalable Systems Platform) yang belum selesai sepenuhnya. Platform ini dirancang menjadi fondasi utama generasi baru mobil listrik Volkswagen Group.
Pengembangan SSP disebut menghadapi berbagai kendala teknis, terutama pada sisi perangkat lunak. Akibatnya, platform yang semula direncanakan debut tahun ini harus ditunda hingga sekitar 2028.
Volkswagen bahkan disebut akan lebih dahulu menggunakan platform tersebut pada model premium milik Audi dan Porsche sebelum akhirnya diterapkan pada Golf EV.
“Kami mengejar skala besar. Jika tidak, Anda tidak akan pernah mencapai margin keuntungan yang setara,” tegas Schafer.
Pernyataan itu menegaskan bahwa Volkswagen ingin memastikan produksi mobil listrik dapat dilakukan dalam volume besar agar harga jual tetap kompetitif di pasar global.
Teknologi Baru Jadi Andalan
Meski tertunda, platform SSP tetap menjanjikan peningkatan teknologi yang signifikan. Volkswagen menyiapkan sistem kelistrikan 800 volt yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat dibanding generasi EV saat ini.
Selain itu, platform tersebut akan menggunakan baterai generasi baru yang lebih efisien serta arsitektur perangkat lunak hasil kolaborasi dengan Rivian.
Teknologi 800 volt dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, terutama dalam perjalanan jarak jauh karena waktu pengisian daya dapat dipangkas secara signifikan.
Dampak untuk Pasar Indonesia
Bagi konsumen di Indonesia, keputusan Volkswagen ini menghadirkan dua sisi berbeda. Di satu sisi, pasar berpotensi mendapatkan lebih banyak pilihan mobil listrik seri ID dalam waktu dekat. Namun di sisi lain, kehadiran Golf EV global kemungkinan baru terjadi sekitar 2030.
Volkswagen juga disebut akan memproduksi Golf generasi bermesin bensin di Meksiko, sementara versi listriknya tetap dirakit di Wolfsburg, Jerman.
Penundaan Golf EV menunjukkan bahwa transisi industri otomotif menuju elektrifikasi masih menghadapi tantangan besar, termasuk pengembangan teknologi, perangkat lunak, hingga strategi produksi massal agar harga kendaraan tetap terjangkau bagi konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kimi Antonelli memenangi F1 GP Amerika Serikat 2026 dan memimpin klasemen dengan 365 poin. Ia tinggal membutuhkan dua poin untuk mengunci gelar.
Prabowo memanggil Yusril ke Istana untuk membahas kajian DEN soal definisi korupsi dan wacana pembaruan UU Pemberantasan Tipikor.
Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditahan selama 20 hari di Rutan Polda Sulsel terkait dugaan pemerasan, gratifikasi, dan TPPU
DPRD Kota Yogyakarta mengawal aspirasi warga soal perlindungan becak dan andong serta pengembangan wisata Kali Winongo dalam Raperda Ripparda.
Kota Jogja mengolah 209,97 ton sampah per hari menjadi bahan baku, kompos, produk daur ulang, hingga sumber energi.
Lupa membawa SIM saat Operasi Patuh 2026? Simak sembilan langkah aktivasi SIM Digital lewat aplikasi Digital Korlantas Polri.