Gugat Praperadilan, Kubu Febrie Tuding Proses Hukum Tergesa-gesa
Kubu Febrie Adriansyah menggugat praperadilan dan mengidentifikasi 30 dugaan pelanggaran, termasuk penggeledahan rumah di Sentul.
Harianjogja.com, JAKARTA—Baru-baru ini Elon Musk menjadi sorotan publik atas cuitannya mengenai aturan baru di aplikasi media sosial, Twitter. Kebijakan ini terkait pembatasan akses bagi pengguna tak terverifikasi.
BACA JUGA: Alasan Elon Musk Beli Twitter
Melalui akunnya, pejabat tinggi Twitter tersebut mengatakan pembatasan baru ini diberlakukan sementara untuk mencegah pengikisan data dan manipulasi sistem secara ekstrem.
Awalnya, Musk menyebutkan akun yang terverifikasi dibatasi hanya dapat membaca twit 6.000 cuitan per hari, akun yang belum terverifikasi 600 twit per hari, dan akun baru hanya 300 twit per hari.
"Untuk mengatasi pengikisan data & manipulasi sistem tingkat ekstrem, kami telah menerapkan batasan sementara," tulis Musk dikutip Minggu (2/7/2023).
Kemudian, postingannya ini menuai protes dari pengguna Twitter karena dinilai tidak masuk akal. Menanggapi hal ini, orang terkaya nomor dua itu beberapa kali melakukan revisi batasan angka untuk pengguna Twitter.
Mulanya Elon Musk menambah pengguna terverifikasi bisa membaca 8.000 postingan per hari, akun tidak terverifikasi 800 twit per hari dan pengguna baru 400 twit.
Kemudian, selang beberapa jam Musk langsung merevisi kembali dengan menambah jumlah batasan jadi 10.000 cuitan untuk akun terverifikasi, tidak terverifikasi 1.000 twit dan akun baru tidak terverifikasi 500 twit.
Di sisi lain, seperti dikutip The Verge pada Minggu (2/7/2023) alasan Musk melakukan pembatasan ini diduga geram dengan perusahaan kecerdasan buatan yang melatih model bahasa besar (LLM) seperti yang ada di belakang Chat GPT, Microsoft Bing, dan Google Bard karena menggunakan data Twitter untuk melatih model bahasa besar mereka.
Kendati demikian, bos Tesla ini berdalih pembatasan untuk membaca postingan ini disebabkan agar penggunanya bisa melakukan aktivitas lain selain membaca twit yang dianggap candu.
"Alasan saya menetapkan "Batas Tampilan" adalah karena kita semua adalah pecandu Twitter dan perlu keluar. Saya melakukan perbuatan baik untuk dunia di sini," tulis Musk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kubu Febrie Adriansyah menggugat praperadilan dan mengidentifikasi 30 dugaan pelanggaran, termasuk penggeledahan rumah di Sentul.
KPK mengungkap aliran uang Rp1,5 miliar dari bos Summarecon kepada Erwin dalam dugaan pengurusan blokir SHGB dan pemecahan HGB.
PSS Sleman kalah dalam dua laga awal Super League 2026/2027. Bupati Harda Kiswaya berharap manajemen segera melakukan pembenahan.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia untuk perpanjangan SIM A dan C. Simak lokasi, waktu, dan syaratnya.
Polisi membongkar jaringan sabu Jakarta-Surabaya-Lombok dengan barang bukti 5.418,10 gram sabu yang disembunyikan di ban serep mobil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 16 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu keberangkatan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.