Prabowo Sebut Banyak Menteri Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence AI
Harianjogja.com, JAKARTA—NASA berkolaborasi dengan perusahaan teknologi multinasional asal Amerika, IBM, mengembangkan model kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bernama Prithvi yang mampu membantu manusia menganalisis citra satelit.
Melansir dari The Register, Kamis (4/8/2023), Prithvi memiliki tiga varian yang masing-masing disesuaikan untuk mengidentifikasi banjir, kebakaran lahan, serta tanaman dan penggunaan lahan lainnya.
Pengguna dapat memasukkan sebuah foto satelit ke Prithvi dan alat itu akan memberikan keterangan berisi hasil analisis dari informasi-informasi terkait area dalam foto.
Misalnya, ketika model disetel untuk opsi analisis tanaman dan lahan, Prithvi dapat menunjukkan di mana kemungkinan lokasi dengan air, hutan, ladang jagung, ladang kapas, lahan yang dikembangkan, lahan basah, dan sebagainya.
Model AI ini disebut akan berguna untuk mengotomatiskan studi tentang perubahan lahan dari waktu ke waktu dengan kemampuannya untuk melacak erosi akibat banjir serta analisisnya tentang kekeringan dan kebakaran hutan melanda suatu wilayah.
Baca juga: Viral Duta Sheila On 7 Jadi Pemain Tarkam Bola Voli di Condongcatur Sleman
Nasa berharap, teknologi terobosan ini nantinya akan tersedia di seluruh dunia dan membawa dampak yang berkelanjutan.
"Kami percaya bahwa model dasar memiliki potensi untuk mengubah cara data pengamatan dianalisis dan membantu kita untuk lebih memahami planet kita," kata kepala petugas data sains di NASA, Kevin Murphy.
Saat ini versi demo AI Prithvi dapat digunakan secara terbuka oleh siapapun. Pengembang juga dapat mengunduh versi aplikasinya secara terbuka untuk menyempurnakan model.
IBM dan Nasa bukan yang pertama mencetuskan gagasan ini. Namun, IBM mengklaim Prithvi 15 persen lebih baik daripada teknologi canggih sebelumnya dalam menganalisis citra geospasial, meskipun memiliki dataset yang masih terbatas.
Model AI ini diharapkan akan membantu melacak perubahan iklim dan penggunaan lahan, mengingat jumlah data satelit yang telah dikumpulkan dalam penelitian sains yang mengorbit Bumi diperkirakan mencapai 250.000 terabyte pada 2024.
Versi orisinil dan komersil dari Prithvi dipastikan akan tersedia pada akhir tahun nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren