40 Penumpang Masih di KM Mutiara Sentosa II, Menunggu Evakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
TikTok - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Platform media sosial Tik Tok menjadi wadah utama bagi para kaum incel menyebarkan ujaran kebencian khususnya bagi para kaum wanita. Kaum incel sendiri memilik makna yang beragam, yang sebagian besar mengarah pada kondisi pria yang kesulitan mendapatkan pasangan, meski sangat mengingingkannya.
Mereka merasa sangat eksklusif dan tidak cocok dengan perempuan era saat ini. Melansir laman Independent.co.uk, Minggu (15/10/2023) studi yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Portsmouth menemukan bahwa kaum incel yang “menonjol” di situs berbagi video Tik Tok kerap menyebarkan video yang memojokkan kaum perempuan.
Studi tersebut menjelaskan, merebaknya sejumlah kelompok incel di Tik Tok didorong oleh kebijakan moderasi yang dinilai belum kebal terhadap pengaruh incel. Di mana, studi ini juga menyebutkan bahwa ideologi incel disebarkan melalui berbagai gaya termasuk melalui penggunaan daya tarik pseudo-ilmiah. “Studi kami menunjukkan bahwa ideologi incel juga hadir, dipopulerkan, dan berkembang pesat di TikTok.” katanya.
Adapun, ujaran kebencian yang kerap disebarkan kaum incel untuk para wanita umumnya disajikan menggunakan grafik, survei, dan informasi palsu dan disalahtafsirkan yang sering kali didasarkan pada psikologi evolusioner dan determinisme biologis untuk mengungkap sifat sebenarnya dari perempuan.
Metode lainnya mencakup daya tarik emosional yang menggunakan media internet viral yang digunakan kembali, termasuk klip TV dan meme, yang menggambarkan penghinaan dan penderitaan laki-laki yang tidak menarik di tangan perempuan untuk menggambarkan laki-laki sebagai korban dan membangkitkan empati.
Adapun, studi tersebut menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan cukup lembut dan implisit untuk menghindari moderasi konten, namun cukup berbahaya untuk meluruskan keyakinan yang penuh kebencian seraya dikaitkan dengan seksisme yang lebih luas dan misogini struktural.
Masih mengacu pada studi yang sama, Profesor kejahatan dunia maya dan gender di Universitas Portsmouth, Lisa Sugiura mengatakan bahwa pendekatan yang diambil kaum incel dilakukan secara halus tersebut bertujuan untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, termasuk mereka yang mungkin tidak terbiasa dengan seluk-beluk ideologi incel.
BACA JUGA : TikTok Shop Tutup, Transaksi Ditenggat hingga 5 November 2023
“Hal-hal tersebut menghadirkan tantangan bagi pembuat kebijakan dan bahaya nyata bagi perempuan. Seiring dengan semakin populernya TikTok, masih banyak yang harus dilakukan untuk memahami pertumbuhan aktivitas incel di platform ini.” tulis dalam laporan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Meta luncurkan Muse Glimmer, model AI open-weight 30 miliar parameter yang bisa berjalan di laptop dengan satu GPU. Bisa dipakai offline, dukung 100+ bahasa, da
NTP Juli 2026 mencapai 127,84, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Mentan Amran menyebut reformasi pertanian mulai meningkatkan kesejahteraan petani.
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
Gempa M7,4 guncang Kolombia, 132 tewas dan 570 luka. 86 bangunan runtuh, 7 bandara lumpuh. Presiden de la Espriella tetapkan status darurat nasional.
Yaqut Cholil menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji. KPK akan mengurai konstruksi perkara dan potensi kerugian Rp622 miliar.