Konsultan Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook
Konsultan teknologi Kemendikbudristek Ibrahim Arief divonis 4 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook.
Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto (kiri) dan Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto (kanan) dalam jumpa pers di Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2024). Antara/Pamela Sakina
Harianjogja.com, JAKARTA—Toyota Motor Corporation yang berpusat di Jepang telah menargetkan untuk meluncurkan total 30 model kendaraan berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) secara global secara bertahap hingga 2030.
“Prinsipal kami secara global ingin menurunkan emisi, dari kendaraan yang dijual di tahun 2050 itu tidak main-main, 90 persen lebih rendah emisi dibandingkan baseline tahun 2019. Toyota global juga akan meluncurkan 30 model baru BEV 30 dan 3,5 juta BEV di tahun 2030 ya,” kata Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto pada jumpa pers di Jakarta, Selasa (19/3/2024) malam.
Sementara secara khusus di Indonesia, Henry menyebut perusahaan tidak hanya akan berfokus pada BEV melainkan kendaraan-kendaraan elektrifikasi lainnya seperti hybrid (HEV) dan plug-in hybrid (PHEV), sehingga masyarakat Indonesia dapat memilih teknologi yang paling cocok untuk kebutuhan mobilitasnya.
Dalam dua tahun ke depan, pemimpin pasar HEV di Tanah Air tersebut akan mengenalkan beberapa jajaran kendaraan elektrifikasi model terbaru mulai dari HEV, PHEV, hingga BEV. “Jadi kami juga pasti akan meluncurkan kendaraan-kendaraan elektrifikasi, mungkin bocoran ya, dalam dua tahun ini kita pasti akan mengenalkan BEV lagi, model baru BEV, model baru PHEV, dan juga model baru hybrid,” ujar Henry.
Baca Juga
Toyota Andalkan Sedan Kecil untuk Dongkrak Penjualan
Toyota Targetkan Produksi 600 Ribu Kendaraan Listrik pada 2025
Toyota Sebut Penjualan Mobil Segmen Entry Level Punya Potensi Besar
Meski demikian, perusahaan masih belum dapat mengungkap lebih dalam terkait peluncuran model-model elektrifikasi baru tersebut.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Marketing PT TAM Anton Jimmi Suwandy mengungkap mobil listrik murah saat ini sangatlah diminati di pasar Indonesia. Bahkan, sudah bisa merangsang konsumen pertama, atau konsumen yang membeli mobil pertamanya. Sementara mobil listrik (BEV) di Indonesia saat ini rata-rata bukan merupakan mobil pertama konsumen. "Kendaraan listrik saat ini sudah mulai masuk first buyer (pembeli pertama) walaupun belum banyak. Artinya, semakin terjangkau dan mereka pun sudah melirik (teknologi) ini," imbuhnya.
Adapun produk BEV dari Toyota saat ini adalah bZ4X. Kendaraan yang dilego Rp1,1 miliar tersebut masih diimpor langsung (Completely Built Up/CBU) dari Jepang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Konsultan teknologi Kemendikbudristek Ibrahim Arief divonis 4 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.