Yuk Ikutan, Link Streaming Apple Event Peluncuran iPhone 17 Series
Jajaran iPhone 17 series dan gadget baru lainnya akan diperkenalkan pada Apple Event pada 9 September 2025 pukul 10.00 waktu pasifik.
Ilustrasi hujan meteor./Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA—Fenomena alam hujan meteor Eta Aquarids diperkirakan terjadi pada Minggu (5/5/2024) malam hingga Senin (6/5/2024) pagi sebelum Matahari terbit.
Setidaknya ada 30 meteor Eta Aquarid yang akan turun per jamnya, saat puncak hujan terjadi. Akan tetapi, pada tahun ini, kira-kira ada sekitar 50 bintang jatuh yang dapat dilihat di langit per jamnya.
Mengutip dari situs Space, hujan meteor tersebut telah aktif sejak 19 April hingga 28 Mei. Meteor tersebut memiliki kecepatan hingga 65,4 km/detik pada puncaknya.
Adapun hujan meteor Eta Aquarids bisa terjadi ketika ada aliran meteoroid/debu sisa komet Halley yang melintas puluhan tahun silam.
Berikut cara melihat hujan meteor Eta Aquarids yang terjadi pada 5-6 Mei 2024:
Di Indonesia, hujan meteor Eta Aquarid diperkirakan mencapai puncaknya sekitar pukul 04.00 dinihari WIB.
Namun, Kepala Meteoroid Environment Office NASA Bill Cooke pernah mengatakan bahwa waktu terbaik untuk melihat hujan meteor adalah sekitar pukul 02.00 WIB-03.00 WIB.
Untuk bisa melihat hujan meteor tersebut, carilah garis panjang yang melesat di langit yang disebabkan oleh puing-puing meteor yang terbakar di atmosfer.
Ketika meteor mencapai atmosfer, mereka tidak hanya terbakar, tetapi juga pecah dan jika mereka besar dan berdebu, mereka menciptakan garis yang jelas, yakni debu yang ditinggalkan di belakangnya.
Hujan meteor juga dapat membawa "bola api" sesekali, yang merupakan kilatan terang yang terjadi saat meteor meledak saat mengenai atmosfer.
Cara selanjutnya adalah dengan berbaring telentang dan melihat ke arah atas. Kemudian menjauhlah dari lampu-lampu kota.
Coba berbaring telentang dan lihat lurus ke langit. Melihat hujan meteor tidak perlu membawa kacamata atau teleskop karena meteor paling baik dilihat dengan mata telanjang.
BACA JUGA: Hujan Meteor Quadrantid Bakal Muncul Awal Januari, Catat Tanggalnya
NASA merekomendasikan untuk mengarahkan kaki Anda ke timur untuk mendapatkan pemandangan terbaik dari pancuran. Hal terpenting adalah mengalihkan pandangan dari bulan.
Jangan fokus ke ponsel Anda saat mengamati langit. Biasakan mata dengan kegelapan malam dan bersabarlah. NASA mengatakan, Anda harus memberi mata setidaknya 30 menit untuk membiasakan diri dengan langit yang gelap sebelum berharap untuk melihat bintang jatuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Jajaran iPhone 17 series dan gadget baru lainnya akan diperkenalkan pada Apple Event pada 9 September 2025 pukul 10.00 waktu pasifik.
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.