Aturan Baru E-Commerce Segera Terbit, UMKM dan Seller Dilindungi
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Grab Indonesia menguji coba layanan pesan antar makanan GrabFood. Upaya ini untuk memudahkan pengguna yang terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Regional Head of Product Strategy Grab Anandhita Kasetra mengatakan nantinya pengguna hanya perlu memasukkan informasi seperti deskripsi makanan atau minuman yang hendak dicari di kolom pencarian. “Ini kita lagi piloting ke depannya bakal lebih mudah, cukup dengan ngasih konteks kayak ‘post workout high protein meal’, keluar langsung [pilihan makanan],” kata Anandhita dalam acara Grab Business Forum 2024 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Sayangnya, Anandhita tak memberikan informasi lebih lanjut kapan tepatnya adopsi AI di GrabFood ini bisa dinikmati pengguna. “Ini kita lagi pilot, semoga bisa segera diimplementasikan dan bisa buat dipakai rekan-rekan semua,” imbuhnya.
Anandhita menyampaikan Grab melihat AI memiliki definisi yang luas, di mana teknologi mampu berinteraksi dengan dunia. “Di Grab sendiri kita percaya AI itu akan mengeliminasi barrier antara human dan komputer untuk berinteraksi,” ujarnya.
Meski demikian, Anandhita menuturkan bahwa Grab masih berada di fase awal penggunaan AI. Dia menyebut bahwa perusahaan masih harus melakukan eksplorasi di bidang AI. Menurutnya, adopsi teknologi AI akan membantu mengurangi hambatan saat menggunakan teknologi bagi orang yang membutuhkan. “Sejalan dengan misi kami, kami yakin penggunaan AI di platform Grab akan membuat aplikasi kami semakin inklusif buat semua,” tutupnya.
Baca Juga
Kemendikbud: Guru dan Dosen Perlu Integrasikan AI di Pembelajaran
Bank Indonesia Gunakan AI untuk Pengawasan Transaksi
Kecanggihan AI Mudahkan Pengembang dan Komunitas Gaming Ciptakan Game Berkualitas
Diketahui, implementasi AI di GrabFood telah dilakukan sejak 2019. Saat itu, Grab memperkenalkan GrabFood Delivery Doodles yang dibangun berdasarkan model machine learning, yang mampu mengenali berbagai gambar hidangan lokal seperti Martabak, Nasi Goreng, Pisang Goreng dan Ayam Geprek.
Lebih dari 10,000 gambar disumbangkan oleh para karyawan Grab, Google, serta kerabat mereka untuk membantu ‘mengajarkan sistem komputer dalam mengenali beragam jenis gambar anak-anak’. Sebagian besar orang tua dan anak-anak yang terlibat dalam proses tersebut juga menjadi model dan videografer dari video demo swakriya (Do It Yourself) sederhana yang menjelaskan cara kerja fitur ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.
Keputusan BTS tidak mengikuti Grammy Awards 2027 kembali memicu perdebatan soal transparansi penghargaan musik dunia. Berikut deretan musisi yang pernah mengkri
iOS 27 hadir dengan Siri AI cerdas, fitur grammar dan proofreading, serta pencarian Spotlight real-time. Jadwal rilis akhir tahun 2026. Simak fitur lengkapnya!