Pilur Bantul 2026, Bupati Ingatkan Calon Lurah Hindari Politik Uang
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Wiper mobil - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Air wiper penting untuk membersihkan kaca mobil, namun mencampur air wiper dengan sabun sembarangan dapat berdampak buruk.
Pakar otomotif dari Universitas Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu mengatakan kebiasaan mencampur air wiper mobil dengan sabun mandi atau pun sabun cuci piring, ternyata dapat menimbulkan efek buruk, menurut
“Mengisi air wiper mobil dengan campuran sabun cuci piring atau sabun mandi terdengar praktis, tetapi sebenarnya tidak disarankan,” kata dia saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.
Di Indonesia, kebiasaan mencampur air wiper mobil dengan sabun mandi atau sabun cuci piring masih sering ditemukan di kalangan pemilik mobil. Praktik ini dilakukan dengan alasan kepraktisan dan biaya yang lebih murah dibandingkan membeli cairan pembersih khusus wiper.
BACA JUGA: Hindari Kecelakaan di Persimpangan Jalan, Begini Tips Aman Berkendara Ala Honda Istimewa
Namun, kebiasaan ini sebenarnya tidak disarankan karena sabun mandi dan sabun piring mengandung bahan kimia yang tidak cocok untuk kaca mobil dan sistem wiper.
Penggunaan sabun yang tidak tepat bisa menyebabkan residu pada kaca, mengurangi visibilitas, dan dalam jangka panjang dapat merusak komponen wiper serta kaca mobil itu sendiri, jelas Yannes.
“Sabun rumah tangga tidak dirancang untuk digunakan pada kaca mobil dan bisa menyebabkan korosi pada pompa serta nosel wiper, karena dapat meninggalkan residu yang mengurangi visibilitas, merusak komponen wiper, dan tidak efektif membersihkan kaca,” ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ini efek buruk campur air wiper dengan sabun mandi atau cuci piring
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Perbaikan Jalan Srandakan-Poncosari-Pandansimo Bantul mencapai 43,309 persen, melampaui target dan ditargetkan selesai 28 Desember 2026.
Stasiun Lempuyangan ditata bertahap hingga 2027. Mulai 2028, penumpang KRL akan dilayani melalui akses Utara.