Bapanas Jamin Stok Pangan Nasional Aman Jelang Lebaran 2026
Bapanas jamin stok pangan aman jelang Lebaran 2026, ketersediaan beras nasional cukup untuk 10 bulan sehingga warga tak perlu panic buying.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Platform perdagangan online atau e-commerce asal China, Temu, sempat tiga kali mengajukan izin.
Namun hingga kini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus mencegah agar Temu tidak masuk ke Indonesia.
Untuk diketahui, aplikasi Temu merupakan layanan e-commerce yang didirikan oleh mantan insinyur Google, Colin Huang.
BACA JUGA: Mengenal Digital Minimalism, Manfaatkan Internet untuk Semakin Bernilai
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa platform Temu asal China berbahaya untuk pasar Indonesia. “Temu itu bahaya, makanya kita pantau, nggak boleh [masuk ke Indonesia],” kata Budi saat ditemui di Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2024).
Menurut Budi, platform Temu banyak merugikan bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanah Air. Untuk itu, dia bersikeras tidak akan memberi ruang Temu masuk ke Indonesia. “Kita lihat dong, ada yang dirugikan nggak? Menurut saya, banyak yang dirugikan [oleh Temu]. UMKM kita dirugikan,” ujarnya.
Budi menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk membentuk dan membangun ekosistem digital di Indonesia yang sehat agar memiliki bisnis yang berkelanjutan (sustain), sehingga menguntungkan semua pihak, termasuk bagi masyarakat.
Berdasarkan catatan Bisnis, Temu sudah tiga kali mencoba untuk masuk ke Indonesia, mendaftarkan hak paten ke Kementerian Hukum dan HAM sejak 2022. Salah satu alasannya gagal adalah karena merek Temu sudah ada yang menggunakan di Indonesia. Adapun saat ini, Temu sudah berhasil berekspansi dan masuk ke 48 negara, termasuk Malaysia dan Thailand.
BACA JUGA: INA Digital Segera Diluncurkan Pemerintah, Diawali Tiga Aplikasi Terbatas
Merujuk laporan Southeast Asia eCommerce Outlook 2024 yang dirilis TMO Group, platform e-commerce di bawah perusahaan teknologi China Pinduoduo, Temu, pertama kali memasuki Asia Tenggara melalui Filipina pada 26 Agustus 2023.
Kemudian, Temu berekspansi ke Malaysia pada 8 September 2023. Di China sendiri, platform e-commerce Pinduoduo telah melampaui para pesaingnya yang dioperasikan oleh Alibaba Group Holding dan JD.com.
Pada Desember 2023, Temu telah diluncurkan di 48 negara di seluruh dunia, dengan sekitar 120 juta pengguna menelusuri produk di Temu dan rata-rata 1,6 juta paket dikirimkan setiap hari.
Pencapaian utama Temu terjadi di Amerika Serikat (AS), di mana sekitar 9% orang Amerika berbelanja di Temu dalam satu tahun terakhir. Temu secara konsisten menempati peringkat pertama dari sisi unduhan (download) di Apple App Store dan Google Play.
Menurut LatePost, Temu telah menetapkan target GMV sebesar US$30 miliar untuk setahun penuh pada tahun 2024, lebih dari dua kali lipat angka tahun ini. Bahkan dari segi pendatang baru di pasar Asia Tenggara, Temu diyakini akan memimpin pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Bapanas jamin stok pangan aman jelang Lebaran 2026, ketersediaan beras nasional cukup untuk 10 bulan sehingga warga tak perlu panic buying.
Update Android tak bikin data hilang. Tapi tetap backup foto-video, pastikan baterai cukup, dan pakai WiFi stabil agar proses berjalan mulus.
Video kendaraan roda tiga KDMP tercebur ke sawah di Desa Jetis, Klaten viral. Pemdes memastikan dua video yang beredar direkam pada waktu berbeda dan mengungkap
Malaysia dinobatkan sebagai negara terbaik untuk digital nomad 2026. Simak daftar 10 negara terbaik untuk bekerja jarak jauh, termasuk Thailand, Portugal, dan T
BPS DIY mencatat jumlah penduduk miskin turun 13.900 orang pada Maret 2026 menjadi 408.870 jiwa atau 9,70%. Penurunan ini menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.
Timnas Voli Putri Indonesia bersiap di seri kedua SEA V Cup 2026 Thailand. Target perbaiki peringkat usai finis ketiga di Hanoi. Simak jadwalnya.