Franco Morbidelli Kena Long Lap Penalty di MotoGP San Marino
Franco Morbidelli mendapat long lap penalty di MotoGP San Marino setelah dinilai mengganggu Enea Bastianini di Tikungan 13.
Logo Hyundai/Ist-Car Logos
Harianjogja.com, JOGJA—Hyundai akhirnya menarik kembali (recall) model Ioniq 5 N 2025. Recall dilakukan oleh Hyundai setelah ada laporan bahwa model Ioniq 5 N 2025 itu mengalami masalah pada remnya. Alhasil, karena persoalan rem, banyak kecelakaan yang melibatkan Ioniq 5 N 2025.
Motor Authority mengungkapkan ada sebanyak 1.508 unit Ioniq 5 N 2025 yang direcall. Mobil itu ditarik dari peredaran untuk mengatasi kesalahan perangkat lunak yang dapat menyebabkan penurunan kinerja pengereman.
Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA), mengungkapkan dengan adanya masalah pada pengereman maka ada peningkatan risiko kecelakaan.
Saat mengajukan dokumen recall ke NHTSA, Hyundai melaporkan bahwa mereka mengetahui ada satu kecelakaan yang terkait masalah ini. Namun, produsen mobil tersebut mengatakan tidak mengetahui adanya kematian atau kebakaran terkait.
Hyundai menyarankan pemilik Ioniq 5 N untuk berhenti menggunakan fitur left-foot braking hingga mereka dapat membawa mobil mereka ke dealer. Pabrikan akan memperbarui perangkat lunak untuk unit kontrol kendaraan dan rem elektronik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Franco Morbidelli mendapat long lap penalty di MotoGP San Marino setelah dinilai mengganggu Enea Bastianini di Tikungan 13.
103 orang dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 140 orang masih dalam pencarian SAR.
Jelang World Rabies Day, Mirjawal mengingatkan pentingnya mencuci luka dan segera ke fasilitas kesehatan setelah gigitan atau cakaran hewan.
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.