Trump Ambil Alih Sementara Komando Kepolisian di Washington DC
800 personel Garda Nasional ke Washington DC serta mengambil alih sementara komando Kepolisian Metropolitan ibu kota AS tersebut.
smartfren/Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan delisting atau menghapus pencatatan efek PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) pada Kamis (17/4/2025).
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI pada Rabu (16/4/2025), delisting ini menyusul proses penggabungan usaha atau merger FREN serta anak usahanya ke dalam PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Adapun penghapusan pencatatan efek ini merujuk pada ketentuan butir A angka 8 peraturan Bursa Nomor I-G tentang Penggabungan Usaha atau Peleburan Usaha.
”Bursa menghapus pencatatan efek (delisting) PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dari Bursa Efek Indonesia terhitung sejak tanggal 17 April 2025,” tulis manajemen BEI.
Oleh karenanya, BEI mengatakan terhitung sejak tanggal 17 April 2025, efek PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) tidak dapat diperdagangkan di bursa.
”Bursa meminta pihak-pihak yang berkepentingan untuk memperhatikan setiap pengumuman terkait dengan penggabungan usaha Perseroan khususnya jadwal-jadwal terkait dengan tindakan korporasi yang dilakukan,” demikian tulis manajemen.
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan efek FREN pada Selasa (15/4/2025) terkait dengan rencana merger dengan EXCL
Dalam pengumuman BEI, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI Adi Pratomo Aryanto dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A. menyampaikan bahwa suspensi terhadap saham FREN dilakukan di seluruh pasar mulai Sesi I Perdagangan pada Selasa, 15 April 2025.
Hingga perdagangan Senin (14/4/2025), saham FREN bertengger di level Rp23 per saham.
BEI menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima tiga surat dari manajemen PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN).
Pertama, Surat PT Smartfren Telecom Tbk (Perseroan) nomor 045r/SFTbk-CS/III/2025 tanggal 21 Maret 2025 perihal Keterbukaan Informasi Tambahan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha.
Kedua, Surat Perseroan nomor 055/SFTbk-CS/IV/2025 tanggal 11 April 2025.
Ketiga, Surat Perseroan nomor 056/SFTbk-CS/IV/2025 tanggal 11 April 2025 perihal Pengumuman Perubahan Jadwal Akhir Perdagangan, Akhir Pelaksanaan dan Delisting Waran Seri III PT Smartfren Telecom Tbk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
800 personel Garda Nasional ke Washington DC serta mengambil alih sementara komando Kepolisian Metropolitan ibu kota AS tersebut.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.
Perahu nelayan terbalik di Pantai Baru Bantul, satu orang hilang. Tim SAR masih lakukan pencarian di tengah gelombang tinggi.