Cara Menyimpan Foto Profil Instagram, Ini Langkahnya
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Foto ilustrasi uang - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bos sekaligus pendiri aplikasi Telegram, Pavel Durovmembuat kejutan dengan menyiapkan warisan fantastis senilai USD14 miliar atau setara Rp227 triliun untuk lebih dari 100 anaknya, termasuk yang lahir dari donor sperma.
BACA JUGA: Pembalap Gunungkidul Juarai Redbull Rookies
Masing-masing anak berhak mendapat bagian sekitar USD132 juta atau setara Rp3,2 triliun, meski dengan syarat ketat mereka baru bisa mengakses harta itu setelah 30 tahun. Dalam wawancara dengan Le Point, Durov mengaku telah menulis wasiat yang tidak membedakan antara anak kandung dan anak hasil donor sperma.
"Mereka semua anak saya dan akan punya hak sama. Saya tak ingin mereka berebut harta setelah saya tiada," ujarnya dikutip dari Fortune, Minggu (21/6).
Durov memiliki enam anak resmi dari tiga hubungan berbeda, serta lebih dari 100 anak lain yang dikandung melalui donor sperma selama 15 tahun terakhir di 12 negara. Meski sebagian besar mungkin tak tahu identitas ayah biologisnya, tes DNA bisa membuktikan hubungan mereka dengan miliarder kelahiran Rusia itu.
CEO klinik sperma Give Legacy, Khaled Kteily, menjelaskan, verifikasi anak-anak tersebut bergantung pada status donor Durov, apakah diketahui orang tua atau anonim. "Jika ada yang mengklaim, tes paternitas bisa mengonfirmasi," katanya.
Tak Bisa Langsung Dinikmati
Namun, warisan ini tak bisa dinikmati dalam waktu dekat. Durov menegaskan, anak-anaknya harus hidup mandiri dulu.
"Saya ingin mereka membangun diri sendiri, tidak bergantung pada uang," tegasnya.
Kebijakan ini kontras dengan sejumlah miliarder lain seperti Bill Gates yang hanya mewariskan kurang dari 1% kekayaannya untuk anak-anaknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.