Honda Setop Pengembangan SUV Listrik, Ini Alasannya

Jumali
Jumali Selasa, 15 Juli 2025 11:57 WIB
Honda Setop Pengembangan SUV Listrik, Ini Alasannya

Kendaraan listrik - Ilustrasi freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Langkah penghematan dilakukan oleh Honda. Produsen mobil asal Jepang ini resmi menghentikan pengembangan SUV listrik yang awalnya dijadwalkan meluncur di pasaran tahun 2027 dan 2028.

BACA JUGA: Subsidi Mobil Listrik akan Muluskan Langkah Honda

Nikkei Asia, Selasa (15/7/2025) mengungkapkan, salah satu alasan utama penghentian pengembangan SUV listrik adalah minimnya permintaan EV di AS. Namun secara khusus, merek Jepang tersebut menyoroti potensi perlambatan adopsi EV di Amerika setelah pemerintah setempat menghapus insentif pajak sebesar US$7.500.

SUV listrik berukuran besar yang sedang dikembangkan Honda ini semula ditujukan masuk ke pasar ekspor khususnya di wilayah AS.

Penghentian pengembangan dilatarbelakangi biaya pengembangan yang tinggi, sehingga proyek tersebut menjadi tidak pasti dari sisi potensi penjualan.

Sebelum melakukan penghentian pengembangan SUV Listrik, Honda telah memangkas biaya investasi untuk proyek kendaraan listrik hingga akhir dekade ini, dari 10 triliun yen (sekitar US$69 miliar) menjadi 7 triliun yen (sekitar US$48 miliar). Meski demikian, pemangkasan biaya ini dikabarkan tidak akan berdampak kepada rencana peluncuran sedan listrik dan SUV listrik ukuran menengah dalam waktu dekat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online