Apple Ubah Strategi AI di China, Kolaborasi dengan Alibaba
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Whatsapp - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—WhatsApp harus segera hengkang dari Rusia, sebab, aplikasi tersebut bisa saja masuk dalam daftar aplikasi yang dilarang.
BACA JUGA: Rusia Bersiap Tinggalkan WhatsApp dan Telegram
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala Komite Teknologi Informasi di Majelis Rendah Parlemen Rusia Anton Gorelkin, dikutip dari Endgadget, Minggu (20/7/2025).
Pernyataan dari Goelkin ini sejalan dengan pernyartaan dari Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan aturan untuk mengurangi penggunaan layanan buatan asing dan memperbanyak menggunakan layanan dari dalam negeri. Selain itu, Presiden Putin baru-baru ini mengeluarkan perintah untuk membatasi perangkat lunak yang berasal dari negara-negara yang memberikan sanksi kepada Rusia.
Oleh karena itu, apabila WhatsApp berhenti beroperasi di Rusia, mereka bisa lebih banyak menggunakan aplikasi buatan dalam negeri.
Di Rusia, grup Meta, perusahaan induk WhatsApp, termasuk dalam kategori organisasi ekstremis sehingga negara itu sudah memblokir Facebook dan Instagram sejak 2022, bertepatan dengan invasi negara itu ke Ukraina.
Reuters mengungkapkan, Otoritas Rusia saat ini menyiapkan aplikasi pesang singkat yang dibekingi pemerintah akan memiliki fungsi-fungsi yang tersemat pada WhatsApp.
Namun, hal ini juga memicu kontroversi. Para pengkritik pemerintah mengatakan Rusia berupaya meningkatkan kontrol terhadap privasi dan kebebasan berekspresi masyarakatnya melalui aplikasi tersebut.
Direktur organisasi hak digital masyarakat, Internet Protection Society, Mikhail Klimarev memprediksi, pemerintah Rusia akan memperlambat kecepatan akses WhatsApp dan Telegram untuk mendorong masyarakat beralih ke aplikasi baru nantinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.