Kasus KUR Sanden, BRI Bantul Dukung Pengusutan pihak Kepolisian
BRI Bantul dukung pengusutan kasus korupsi KUR di Sanden, akui rugi finansial dan reputasi akibat ulah oknum.
Suasana jumpa pers pelaksanaan pameran komputer dan IT Yogyakomtek 2025 di UGM, Kamis (11/9/2025)
Harianjogja.com, JOGJA– Pameran komputer dan IT Yogyakomtek 2025 kembali berlangsung sepanjang 27 September - 1 Oktober 2025 mendatang di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.
Menurut Ketua Panitia Yogyakomtek 2025, A. Willy Sudjono, pelaksanaan Yogyakomtek tahun ini dibuat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. "Pada tahun ini, kami bersinergi dengan tiga kampus besar, yakni UGM, ISI Jogja dan Amikom. Kami melibatkan 330 mahasiswa yang akan menampilkan berbagai kelebihan masing-masing," katanya dikutip Kamis (11/9/2025)
Dengan demikian, katanya, selama pelaksanaan Yogyakomtek 2025 terdapat 75 Lapak Khusus Mahasiswa untuk menampilkan karya dan inovasinya ke masyarakat. Program ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kemampuan kewirausahaan mahasiswa, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi komunitas pendidikan, serta dunia usaha pada umumnya di masa depan.
BACA JUGA: Transaksi di Tempat dalam Korean Pavilion at JIFHEX 2025 Capai US$1 Juta
Pihaknya berupaya mengemas Yogyakomtek menjadi menjadi festival yang bisa dinikmati semua usia. Termasuk, mendekatkan agenda tahunan itu pada dunia kampus sebagai bagian dari pangsa pasar IT.
"Selama Yogyakomtek, kami siapkan rangkaian kegiatan yang lebih berisi. Pameran IT tetap ada, tapi kami biberikan sentuhan yang menyajikan pengalaman dari pengunjung untuk mencoba, membandingkan, dan terlibat langsung," katanya.
Dalam gelaran tahun ini, pihaknya mengusung tema besar 'Artificial Intelligence Now!' yang dianggap selaras dengan perkembangan zaman. Untuk mendukung tema besar tersebut, rangkaian seminar dan workshop AI menjadi salah satu acara unggulan pada Yogyakomtek 2025 mendatang.
"Dengan pendekatan experience and play, pengunjung akan lebih mengenal, memahami, dan mengalami AI melalui sejumlah aktivitas," ujarnya.
Di samping itu, ada lomba band, cosplay, turnamen eSport, dan K-Pop, yang menjadi rangkaian acara, yang tentunya punya daya tarik tersendiri. Sementara, pameran bakal diikuti lebih dari 50 brand terkenal dengan menggandeng distributor, master, dan dealer terpilih di DIY dan Jawa Tengah.
Produk yang diusung pun sangat beragam, mulai dari PC desktop, notebook, kamera digital, pinter, scanner, projector, tablet, interactive flat panel, display monitor, peripherals komputer, smartphone, beserta aneka aksesoris.
Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer (Apkom) Jogja, Eka Wibawa optimistis pelaksanaan Yogyakomtek 2025 dapat mendatangkan 50 ribu pengunjung. Apalagi, lanjut dia, tema terkait AI menjadi daya tarik dan kebutuhan saat ini. "Melalui Yogyakomtek, kami ingin memberikan pemahaman mengenai implikasi dan implementasi teknologi AI kepada masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRI Bantul dukung pengusutan kasus korupsi KUR di Sanden, akui rugi finansial dan reputasi akibat ulah oknum.
Mesir lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai imbang 1-1 lawan Iran. Gol Iran dianulir VAR di injury time.
PKB Sleman menggelar santunan anak yatim dan doa Asyura pada Muharam sebagai wujud kepedulian sosial serta memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat.
Vivo X Fold 6 resmi rilis dengan kamera 200MP, baterai 7000 mAh, dan chip MediaTek. Ini spesifikasi lengkap dan harganya.
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 terasa hingga DIY. Warga Banguntapan Bantul berhamburan keluar rumah, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada.