Indonesia dan Rusia Teken MoU Soal 5G, IoT Hingga Kebijakan Internet Inklusif
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Ilustrasi Whatsapp - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—WhatsApp tengah menguji fitur baru yang dirancang untuk membantu pengguna agar tidak melupakan pesan penting di tengah padatnya percakapan. Pesan penting tersebut terkadang 'tenggelam' di tengah masifnya percakapan di grup dan personal.
BACA JUGA: Sinopsis Jembatan Siratal Mustaqim
Fitur bernama message reminder ini saat ini sedang diuji coba di sejumlah pengguna iOS dan belum tersedia secara luas.
Dilansir dari Betanews, Minggu (21/9/2025) Pengguna WhatsApp banyak mengeluhkan mengenal situasi ketika seseorang menanyakan tindak lanjut atas pesan pekan lalu—namun ternyata percakapan tersebut sudah luput dari ingatan.
Melalui message reminder, WhatsApp berusaha memberikan solusi sederhana berbasis pengingat otomatis yang bisa diatur langsung dari pesan tertentu.
Cara Kerja Message Reminder
Fitur ini bekerja mirip dengan alarm atau pengingat kalender. Melalui menu aksi pada aplikasi, pengguna dapat menambahkan pengingat pada sebuah pesan yang ingin ditindaklanjuti atau dibuka kembali di waktu tertentu.
Menurut laporan WABetaInfo, terdapat sejumlah opsi standar untuk mengaktifkan pengingat, mulai dari 2 jam ke depan, 8 jam, hingga 1 hari. Pengguna juga bisa memilih opsi custom untuk mengatur waktu sesuai kebutuhan.
Setelah pengingat dibuat, WhatsApp akan menampilkan ikon lonceng kecil pada gelembung pesan sebagai tanda. Begitu waktu pengingat tiba, pengguna menerima notifikasi lengkap dengan isi pesan, pratinjau media (jika ada), dan nama chat di mana pesan tersebut berada.
Seluruh pemrosesan pengingat dilakukan langsung on-device. Artinya, baik WhatsApp maupun orang lain di dalam percakapan tidak memiliki akses pada isi pengingat tersebut.
Mekanisme ini memastikan privasi pengguna tetap terjaga sekaligus memberi kendali penuh dalam mengatur pesan yang dianggap penting.
Selain itu, pengingat yang sudah dikirimkan melalui notifikasi akan otomatis dihapus dari WhatsApp untuk mencegah tumpukan yang berlebihan.
Menariknya, fitur ini tidak mewajibkan pengguna untuk berada di jalur beta WhatsApp. Namun demikian, belum semua pengguna bisa menikmatinya karena WhatsApp tampaknya menggunakan skema uji terbatas atau peluncuran bertahap.
Dengan dominasi WhatsApp sebagai aplikasi percakapan utama baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis, kehadiran fitur message reminder dinilai bisa menjadi alat praktis bagi jutaan pengguna agar tidak lagi melewatkan tindak lanjut obrolan penting.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.