Masih Sulit Menabung Bisa Jadi Tanda Posisi Ekonomi Anda
Penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menyoroti lima indikator yang sering digunakan untuk mengenali kondisi kelas menengah bawah dan kelas bawah.
Ilustrasi Whatsapp - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Aplikasi perpesanan populer, WhatsApp, dikabarkan akan segera meluncurkan fitur yang telah lama dinanti: penggunaan Username (nama pengguna) sebagai identitas utama.
Dengan fitur baru ini, pengguna tak perlu lagi bergantung pada nomor telepon untuk registrasi dan memulai komunikasi, mengikuti jejak pesaing seperti Telegram dan Signal.
Dilansir dari WABetaInfo, Senin (6/10/2025), persiapan sudah dimulai. Dalam pembaruan versi beta terbaru WhatsApp untuk Android, pengguna kini diberi kesempatan untuk mulai memesan dan mengamankan Username pilihan mereka. Langkah ini diambil untuk mencegah perebutan nama-nama populer saat peluncuran resmi.
Banyak pengguna merasa kurang nyaman harus membagikan nomor telepon pribadi mereka kepada orang yang baru dikenal di platform tersebut. Dengan adanya Username sebagai identitas publik, pengguna dapat terhubung dengan orang lain secara praktis dan lebih aman tanpa harus mengungkapkan data pribadi sensitif mereka.
Kapan Fitur Username WhatsApp Dirilis?
Hingga saat ini, WhatsApp belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran fitur ini untuk publik. Namun, mengingat bahwa platform tersebut sudah membuka pendaftaran di versi beta dan melakukan persiapan teknis, fitur Username ini diperkirakan akan tersedia secara luas untuk semua pengguna dalam beberapa bulan mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menyoroti lima indikator yang sering digunakan untuk mengenali kondisi kelas menengah bawah dan kelas bawah.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.