PP Tunas Diperketat, Komdigi Desak Platform Hapus Akun Anak
Komdigi minta platform digital laporkan penonaktifan akun anak di bawah 16 tahun sesuai PP Tunas, TikTok sudah nonaktifkan 1,7 juta akun.
Foto ilustrasi pabrik ponsel pintar. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Peluncuran Smartphone Trump atau Trump Phone kembali molor. Sempat ditargetkan hadir pada Oktober 2025, hingga November ponsel pintar itu tak terlihat. Menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang telah memesan ponsel tersebut.
Melansir laman Phone Arena, Senin (3/11/2025), kabar terakhir mengenai Trump Phone muncul pada 28 Agustus lalu. Saat itu, Organisasi Trump mengunggah gambar render ponsel yang ternyata merupakan hasil editan dari Samsung Galaxy S25 Ultra yang dibungkus dengan casing merek Spigen. Bahkan, logo Spigen masih terlihat jelas pada gambar tersebut, memperkuat dugaan tampilan ponsel itu bukanlah produk asli.
Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen yang telah memesan Trump Phone dengan membayar uang muka sebesar US$100 atau sekitar Rp1,6 juta.
Sejumlah pihak mulai mempertanyakan apakah ponsel yang dijanjikan akan benar-benar dikirimkan kepada pemesan, mengingat hingga kini belum ada kejelasan terkait peluncuran perangkat tersebut.
Sebelumnya, pada Juni lalu, Organisasi Trump juga memperkenalkan Trump Mobile, sebuah operator jaringan virtual (MVNO) yang menyewa layanan dari T-Mobile, AT&T, dan Verizon untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.
Praktik semacam ini lazim dilakukan MVNO karena mereka tidak memiliki infrastruktur jaringan sendiri. Namun, berbeda dari kebanyakan MVNO lain yang menawarkan harga lebih murah, Trump Mobile justru mematok tarif yang tergolong tinggi, yakni US$47,45 atau sekitar Rp759.200 per bulan.
Harga tersebut jelas memiliki makna simbolis mengacu pada urutan masa jabatan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat ke-45 dan ke-47. Paket layanan yang disebut “47 Plan” itu menawarkan layanan unlimited untuk telepon, SMS, dan data dengan batas kecepatan tertentu.
Selain itu, pelanggan juga mendapat perlindungan perangkat, bantuan darurat 24 jam melalui Drive America, layanan kesehatan daring termasuk konsultasi mental dan pemesanan obat, hingga panggilan internasional gratis ke lebih dari 100 negara, termasuk negara-negara yang memiliki pangkalan militer AS.
Bersamaan dengan peluncuran Trump Mobile, perusahaan tersebut juga memperkenalkan Trump Phone atau T1 Phone 8002 dalam varian warna emas, dengan harga US$499 atau sekitar Rp7.984.000.
Ponsel kelas menengah ini diklaim memiliki layar AMOLED berukuran 6,25 inci dengan refresh rate 120Hz, kamera utama 50MP, lensa makro dan sensor kedalaman masing-masing 2MP, serta kamera depan 16MP. Ditenagai baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 20W, perangkat ini juga disebut memiliki pemindai sidik jari, fitur AI face unlock, dan ruang penyimpanan 256GB yang bisa diperluas. Sistem operasinya adalah Android 15
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.