Timnas Indonesia Diperkuat Kevin Diks dan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup
Kevin Diks dan Jay Idzes dipastikan masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. John Herdman menargetkan Garuda meraih trofi setelah gagal di Piala
Youtube - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Larangan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun mulai Desember 2025 memicu kekhawatiran kreator konten Australia. Pendapatan iklan terancam turun dan sejumlah kreator mempertimbangkan pindah ke luar negeri.
Reuters, Senin (24/11/2025) mengungkapkan, larangan yang bertujuan melindungi anak-anak ini diyakini akan memberikan dampak berat pada industri media sosial Australia, yang diperkirakan menghasilkan A$9 miliar (sekitar Rp96 triliun) per tahun.
Salah satu kreator yang secara terbuka mempertimbangkan relokasi adalah Jordan Barclay, seorang YouTuber dengan 23 juta subscriber.
"Kami akan pindah karena di luar negeri pendapatan masih tersedia. Tidak bisa bertahan jika pengiklan meninggalkan Australia," ujar Jordan Barclay.
Perusahaan Barclay, Spawnpoint Media, yang memiliki kemitraan besar dengan merek global seperti Lego dan Microsoft, telah mencatat adanya penurunan minat dari pihak sponsor.
"Jika kondisi meluas, kami akan berinvestasi di luar negeri," tegasnya.
Amerika Serikat dan Inggris disebut sebagai tujuan alternatif, menyusul langkah serupa yang telah diambil oleh keluarga kreator Empire Family pada Oktober lalu.
Musisi anak-anak seperti Tina dan Mark Harris (dengan 1,4 juta subscriber) juga mengungkapkan kekhawatiran serupa mengenai masa depan pendapatan mereka.
Undang-undang baru mewajibkan platform media sosial memblokir pengguna yang diverifikasi berusia di bawah 16 tahun, dengan ancaman denda hingga A$49,5 juta (sekitar Rp532 miliar) bagi platform yang melanggar.
Susan Grantham, peneliti media sosial dari Griffith University, menjelaskan bahwa dampaknya akan instan.
"Dalam sekejap, semua akun di bawah 16 tahun hilang, dan ekonomi influencer langsung terdampak," jelas Grantham.
Meskipun remaja masih dapat menonton konten di YouTube tanpa akun, algoritma platform tidak akan mampu merekomendasikan konten kepada mereka secara optimal, yang berdampak pada penurunan jangkauan ( reach).
Kreator konten remaja seperti Dimi Heryxlim (15 tahun) merasakan kekecewaan mendalam. Akun TikTok dan Instagram-nya, yang digunakan untuk mempromosikan bisnis keluarga 'House of Lim', terancam diblokir.
"Ini mimpi buruk. Tapi saya akan buat akun baru saat berusia 16 tahun," ujarnya.
Ancaman terbesar dari kebijakan ini dihadapi oleh kreator skala kecil hingga menengah yang sangat bergantung pada pasar domestik Australia. Sementara itu, kreator besar seperti Cyron Bay masih dapat bertahan karena memiliki basis audiens yang didominasi oleh audiens global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kevin Diks dan Jay Idzes dipastikan masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. John Herdman menargetkan Garuda meraih trofi setelah gagal di Piala
Presiden Prabowo dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27 Agustus 2026. Kehadirannya diperkirakan memicu peningkatan mobilitas warga.
Pemerintah memastikan keamanan nasional jelang HUT ke-81 RI terkendali dan mengimbau masyarakat bijak menerima informasi di media sosial.
Buntut komentar nirempati perawat di media sosial, RSA UGM menggencarkan sosialisasi kode etik dan menonaktifkan perawat berinisial DPA.
Prajogo Pangestu kembali tersalip Low Tuck Kwong setelah kekayaannya susut sekitar Rp10 triliun dalam satu sesi perdagangan.
Karhutla Bromo mencapai sekitar 550 hektare. Menkopolkam Djamari Chaniago menduga kebakaran dipicu kelalaian manusia atau human error.