Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 22 Medali
Klasemen Asian Games 2026 Jumat 25 September pukul 11.00 WIB. Indonesia mengoleksi 22 medali setelah tambahan dua perunggu dari sepak takraw dan sepeda gunung.
Mark Zuckerberg, CEO Facebook/mashable
Harianjogja.com, JOGJA—Aktivitas renovasi kompleks rumah Mark Zuckerberg selama bertahun-tahun memicu keluhan warga Palo Alto akibat kebisingan dan gangguan lingkungan.
Sebagai bentuk permintaan maaf, pendiri Facebook sekaligus CEO Meta tersebut dilaporkan membagikan headphone peredam bising (noise-canceling headphones) kepada para tetangga terdekatnya di Crescent Park.
Langkah unik ini diambil menyusul keluhan warga akibat proyek konstruksi yang berlangsung hampir tanpa henti selama bertahun-tahun, sebagaimana dilaporkan oleh The New York Times.
Investasi Properti Senilai 110 Juta Dolar AS
Zuckerberg diketahui telah merogoh kocek lebih dari 110 juta dolar AS untuk membeli sedikitnya 11 rumah di sepanjang Edgewood Drive dan Hamilton Avenue dalam 14 tahun terakhir. Properti-properti tersebut kemudian dimodifikasi dan digabungkan menjadi satu kompleks hunian raksasa dengan berbagai fasilitas mewah.
Kawasan yang awalnya tenang dan dihuni oleh para profesional seperti pengacara, eksekutif perusahaan, hingga profesor Universitas Stanford itu pun kini berubah drastis menjadi zona konstruksi permanen.
Keluhan Warga: Kebisingan Selama 8 Tahun Tanpa Jeda
Warga sekitar mengeluhkan berbagai dampak negatif dari proyek ambisius tersebut, mulai dari lalu lintas yang kerap terblokir, tumpukan puing konstruksi, hingga kebisingan yang berlangsung selama delapan tahun tanpa jeda.
Beberapa poin yang menjadi sorotan warga antara lain:
- Rumah Kosong: Sejumlah rumah yang dibeli Zuckerberg dilaporkan tidak ditempati di tengah krisis hunian di wilayah tersebut.
- Fasilitas Mewah: Properti diubah menjadi rumah tamu, taman luas, lapangan pickleball, hingga kolam renang dengan sistem hydrofloor.
- Sekolah Privat: Adanya fasilitas pendidikan khusus untuk anak-anak Zuckerberg yang diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan aturan zonasi setempat.
Kompleks Bawah Tanah yang Dijuluki "Bunker Miliarder"
Tak hanya pengembangan di permukaan, kompleks hunian ini juga diperluas ke bawah tanah. Penambahan ruang bawah tanah seluas sekitar 7.000 kaki persegi memicu warga sekitar menjulukinya sebagai "bunker" atau "gua miliarder".
Struktur serupa juga diketahui dibangun di properti milik Zuckerberg yang berada di Hawaii. Meskipun demikian, Zuckerberg membantah bahwa fasilitas bawah tanah tersebut disiapkan sebagai bunker untuk menghadapi kiamat.
Upaya Damai: Anggur, Donat, hingga Headphone
Selain membagikan headphone, staf Zuckerberg dilaporkan pernah memberikan paket hadiah berupa minuman anggur berkarbonasi dan donat Krispy Kreme pada periode konstruksi yang paling mengganggu.
Namun, upaya diplomasi ini tidak sepenuhnya meredakan ketidakpuasan warga. Tetangga merasa privasi lingkungan mereka hilang akibat pembatas berlapis serta sistem keamanan ketat yang melibatkan patroli petugas keamanan pribadi selama 24 jam.
Menanggapi keluhan tersebut, juru bicara Zuckerberg menyatakan bahwa pihak keluarga telah menjadikan Palo Alto sebagai rumah selama lebih dari satu dekade. Mereka mengeklaim telah berupaya mematuhi, bahkan melampaui ketentuan lokal untuk meminimalkan gangguan terhadap lingkungan sekitar.
Rekam Jejak Konflik dengan Otoritas Lokal
Ini bukan pertama kalinya proyek properti Zuckerberg bersitegang dengan warga dan otoritas setempat. Pada 2016, Pemerintah Kota Palo Alto sempat menolak rencana pembongkaran empat rumah untuk digantikan bangunan baru dengan ruang bawah tanah besar.
Meski proposal awal ditolak, proyek pengembangan tetap berjalan secara bertahap. Hal ini belakangan dikritik oleh sejumlah anggota dewan kota dan warga karena dinilai memanfaatkan celah regulasi (loophole) yang ada untuk membangun megaproyek di kawasan residensial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klasemen Asian Games 2026 Jumat 25 September pukul 11.00 WIB. Indonesia mengoleksi 22 medali setelah tambahan dua perunggu dari sepak takraw dan sepeda gunung.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.