Honda Rem Mendadak Proyek EV, Kini Gaspol Mobil Hybrid
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Media sosial X - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Platform X terancam diblokir di Inggris setelah AI Grok dituding memproduksi konten ilegal, termasuk pornografi anak berbasis AI.
Menanggapi tekanan tersebut, Musk menuduh pemerintah Inggris tengah berupaya menindas hak berpendapat. “Mereka hanya ingin membungkam kebebasan berbicara,” tulis Musk melalui akun X miliknya, sebagaimana dilaporkan The Guardian, Sabtu (10/1/2026).
Ancaman pemblokiran ini muncul setelah laporan masif mengenai ribuan perempuan dan anak-anak yang menjadi korban pelecehan melalui gambar sintetis. Fitur pembuat gambar pada Grok dilaporkan digunakan untuk:
- Memvisualisasikan gadis remaja dalam pakaian minim.
- Menambahkan elemen kekerasan seperti memar dan darah pada foto wanita.
- Membuat konten eksplisit yang dikategorikan sebagai materi pelecehan seksual anak oleh para ahli.
Inggris Siapkan Sanksi Tegas
Menteri Teknologi Inggris, Liz Kendall, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Ia telah mendorong regulator komunikasi Inggris (Ofcom) untuk segera mengambil tindakan hukum terhadap X berdasarkan Undang-Undang Keamanan Daring.
“Terdapat kewenangan cadangan untuk memblokir akses ke layanan jika mereka menolak mematuhi hukum bagi warga Inggris. Jika Ofcom menggunakan wewenang tersebut, mereka akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah,” tegas Kendall.
Kecaman serupa datang dari Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, yang menyebut eksploitasi seksual melalui AI generatif sebagai tindakan yang menjijikkan.
Respons X dan Larangan Iklan "Nudifikasi"
Sebagai langkah mitigasi, X mulai membatasi akses ke Grok secara parsial sejak Jumat lalu. Kini, fitur pembuatan gambar hanya tersedia bagi pelanggan berbayar, dan kata kunci tertentu seperti "bikini" mulai diblokir.
Di sisi lain, anggota parlemen Inggris, Jess Asato, juga menyoroti maraknya aplikasi "nudifikasi" yang masih beriklan di platform besar seperti YouTube. Menanggapi kritik ini, Google akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menangguhkan akun pengiklan terkait secara permanen. Juru bicara Google menegaskan bahwa layanan pembuatan konten seksual sintetis dilarang keras beriklan di platform mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.