5 Negara Termiskin di Dunia 2026, Ada yang 90 Persen Warganya Miskin
Global Finance merilis daftar negara termiskin di dunia 2026. Burundi, Sudan Selatan, hingga Yaman masih bergelut dengan kemiskinan ekstrem.
Kantor Google - ist/techcrunch
Harianjogja.com, JOGJA—Google melalui divisi DeepMind resmi memperkenalkan pembaruan signifikan pada model AI generatif video mereka, Veo 3.1. Versi terbaru ini membawa lonjakan kualitas visual dan fleksibilitas format yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konten kreator di era video pendek.
Pembaruan ini hadir menyusul peluncuran perdananya pada Oktober 2025. Social Media Today menyebut, jika sebelumnya Veo berfokus pada kualitas audio, kini Veo 3.1 menghadirkan tiga pilar peningkatan utama:
1. Konsistensi Visual dengan Enhanced Ingredients
Fitur Enhanced Ingredients to Video memungkinkan Veo 3.1 menyatukan berbagai input visual seperti karakter, objek, dan latar belakang menjadi satu video yang kohesif. Sistem ini memastikan identitas karakter dan detail objek tetap konsisten dari awal hingga akhir video tanpa mengalami distorsi visual.
2. Format Vertikal Native untuk TikTok dan Shorts
Menjawab tren perangkat mobile, Veo 3.1 kini mampu memproduksi video vertikal (rasio 9:16) secara native. Pengguna tidak perlu lagi melakukan proses pemotongan (cropping) dari format lanskap, sehingga kualitas komposisi gambar tetap terjaga untuk platform seperti TikTok dan YouTube Shorts.
3. Resolusi Tinggi hingga Kualitas 4K
Melalui teknik upscaling mutakhir, Veo 3.1 kini mendukung output video resolusi 1080p hingga kualitas 4K. Peningkatan ini membuat konten hasil AI lebih layak digunakan untuk kebutuhan produksi profesional di layar lebar.
Keamanan dan Integrasi Ekosistem YouTube
Google tetap menyertakan watermark digital SynthID pada setiap video sebagai penanda konten buatan AI. Saat ini, kemampuan Veo 3.1 telah terintegrasi dalam ekosistem YouTube, khususnya pada fitur YouTube Shorts dan aplikasi YouTube Create.
Ketersediaan Fitur:
Google berencana memperluas ketersediaan fitur ini ke wilayah lain serta perangkat iPhone dalam beberapa bulan mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Global Finance merilis daftar negara termiskin di dunia 2026. Burundi, Sudan Selatan, hingga Yaman masih bergelut dengan kemiskinan ekstrem.
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29% pada kuartal II/2026 didukung konsumsi domestik dan investasi.
DLH Bantul menggelar pelatihan daur ulang sampah di BCE 2026 untuk mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.
Artis sinetron Sali Irsalina melaporkan dugaan penganiayaan oleh kekasihnya ke Polres Metro Jakarta Selatan. Kasus masih diselidiki.
Bea Cukai Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan lima Harley-Davidson bekas dan 20 rangka motor bekas asal China.
Korlantas Polri menerapkan face recognition pada ETLE untuk mengidentifikasi pelanggar meski memakai pelat nomor palsu atau tanpa TNKB.