Media Vietnam Nilai John Herdman Masih Kalah dari STY dan Alfred Riedl
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
Ilustrasi mobil listrik
Harianjogja.com, JOGJA—China semakin mengukuhkan dominasinya dalam pengembangan kendaraan listrik global dengan membangun lebih dari 19,3 juta titik pengisian daya hingga akhir November 2025, sebuah capaian yang menempatkan Negeri Tirai Bambu jauh di atas negara lain.
Berdasarkan data Administrasi Energi Negara China, total infrastruktur pengisian kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang terpasang mencapai 19,322 juta unit. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 4,625 juta pengisi daya publik dan 14,697 juta pengisi daya pribadi yang tersebar di kawasan perkotaan hingga jalur transportasi utama.
Lonjakan infrastruktur ini menunjukkan keseriusan pemerintah China dalam mempercepat transisi energi menuju mobilitas ramah lingkungan. Dalam satu tahun terakhir, jumlah titik pengisian tercatat tumbuh sekitar 52%, menandakan ekspansi agresif yang sejalan dengan peningkatan populasi kendaraan listrik di pasar domestik.
Tak hanya bertambah dari sisi kuantitas, kualitas pengisian daya juga terus ditingkatkan. Rata-rata kapasitas pengisian kini mencapai 45,34 kilowatt, mencerminkan meluasnya penggunaan teknologi pengisian cepat atau fast charging untuk memangkas waktu pengisian baterai.
Ekspansi jaringan ini dirancang untuk mendukung mobilitas jarak jauh. Otoritas energi China mengklaim lebih dari 98% area peristirahatan di jalan raya kini telah dilengkapi fasilitas pengisian daya, sehingga pengguna EV dapat melakukan perjalanan lintas wilayah tanpa kekhawatiran kehabisan energi.
Meski rasio kepemilikan masih berada di kisaran sembilan unit kendaraan listrik per satu pengisi daya publik, pemerintah menilai distribusi infrastruktur sudah cukup merata. Kepadatan titik pengisian di kawasan strategis dianggap mampu menjaga kenyamanan pengguna sekaligus mencegah antrean berlebih.
Jika dibandingkan dengan negara maju lain, capaian China terlihat sangat kontras. Amerika Serikat yang berada di posisi kedua dunia baru memiliki sekitar 210.000 pengisi daya publik hingga Februari 2025. Jumlah tersebut terpaut sangat jauh dari China yang diproyeksikan mampu melampaui 20 juta titik pengisian daya pada akhir 2025.
Keberhasilan China membangun jaringan pengisian berskala masif ini dinilai menjadi tolok ukur baru industri kendaraan listrik global. Integrasi antara infrastruktur pengisian dan sistem kelistrikan nasional tidak hanya mendorong adopsi EV di dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisi strategis China dalam rantai pasok energi bersih dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.