Drama Neymar vs Thiago Mendes: Tolak Salaman Hingga Kemenangan Santos
Santos kalahkan Vasco da Gama 3-0 di Serie A Brasil. Drama terjadi antara Neymar dan Thiago Mendes: penolakan salaman, kartu kuning, dan rivalitas yang berlanju
Ilustrasi mobil. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Malaysia resmi meluncurkan Program Matching Grant pada Selasa (27/1/2026) untuk mendorong pemilik mobil berusia di atas 20 tahun mengganti kendaraannya dengan unit baru, dengan insentif hingga 2.000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp8,5 juta per kendaraan.
Program ini memiliki total anggaran 10 juta ringgit Malaysia atau setara Rp42,6 miliar dan ditargetkan menjangkau 5.000 pemilik mobil. Skema tersebut berlaku khusus bagi kendaraan produksi lokal, yakni Proton dan Perodua, sebagai bagian dari kebijakan pembaruan armada nasional.
Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, menjelaskan bahwa insentif diberikan dalam bentuk hibah pendamping antara pemerintah dan produsen kendaraan yang berpartisipasi.
“Dalam program ini, setiap penerima yang memenuhi syarat akan menerima matching grant hingga 2.000 ringgit, yang akan dipadankan oleh produsen kendaraan lokal yang berpartisipasi,” jelas Loke, dikutip dari MalayMail, Rabu (5/2/2026).
Dengan skema tersebut, pemilik mobil lama berpeluang memperoleh potongan harga hingga total 4.000 ringgit Malaysia. Namun demikian, terdapat pengecualian bagi model Proton Saga terbaru dan Proton e.MAS 5 yang hanya mendapatkan insentif dari pemerintah sebesar 2.000 ringgit tanpa tambahan dari produsen.
Dua Tujuan Utama Program
Anthony Loke menegaskan bahwa Program Matching Grant dirancang untuk menjawab persoalan lalu lintas dan keselamatan jalan raya yang kian kompleks di Malaysia.
Tujuan utama program ini meliputi:
pertama, mengurangi jumlah kendaraan tua dan tidak aktif di jalan guna menekan kemacetan; kedua, meningkatkan keselamatan lalu lintas karena mobil lama umumnya belum dilengkapi fitur keselamatan modern.
“Seiring terus bertambahnya jumlah kendaraan, tantangan kita adalah memastikan bahwa setiap kali kendaraan baru masuk ke dalam sistem, kendaraan lama dikeluarkan dari jalan,” ujarnya.
Data Departemen Transportasi Jalan (JPJ) Malaysia mencatat hingga Desember 2025 terdapat hampir 19,7 juta mobil terdaftar. Dari jumlah tersebut, lebih dari empat juta kendaraan diketahui memiliki pajak jalan tidak aktif selama tiga tahun atau lebih.
Proses Digital dan Transparan
Untuk memastikan akuntabilitas, setiap kendaraan yang mengikuti program wajib dinonaktifkan melalui sistem daring e-DeREG milik JPJ. Melalui platform ini, pemilik dapat membatalkan registrasi kendaraan secara digital tanpa harus datang langsung ke loket pelayanan.
“Digitalisasi ini membuat proses lebih cepat, transparan, aman, serta ramah pengguna, sekaligus mengurangi birokrasi dan waktu tunggu,” kata Loke, dilansir dari Free Malaysia Today.
Kendaraan yang telah dinonaktifkan selanjutnya akan dimusnahkan di fasilitas pengolahan otomotif resmi berlisensi (Authorised Automotive Treatment Facilities/AATF). Langkah ini ditempuh untuk memastikan pembongkaran dilakukan secara legal, profesional, dan sesuai standar lingkungan, sekaligus mencegah mobil tua kembali beredar secara ilegal di jalan raya Malaysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Santos kalahkan Vasco da Gama 3-0 di Serie A Brasil. Drama terjadi antara Neymar dan Thiago Mendes: penolakan salaman, kartu kuning, dan rivalitas yang berlanju
Toyota Kijang Innova Zenix HEV masih menjadi mobil hybrid terlaris Juli 2026. Mitsubishi Xforce HEV langsung masuk jajaran 10 besar.
iPhone 17 raih skor 157 di DxOMark, naik 10 poin dari iPhone 16. Kamera ultrawide 48MP jadi peningkatan utama, tapi ketiadaan lensa telefoto masih jadi kelemaha
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.
Polsek Semin masih menyelidiki kasus pembuangan bayi di Kemejing, Gunungkidul. Enam saksi telah diperiksa, sementara bayi dirawat di LPKA An Nur Srimpi.
MotoGP 2027 akan memakai mesin 850cc dan memangkas aerodinamika. Guenther Steiner menilai perubahan ini bisa membuat balapan semakin ketat.