Roy Suryo Gugat Penangkapan, Soroti Dugaan Pelanggaran Privasi
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Authorized Distributor SunTek Window Film di Indonesia saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta. Ist
Harianjogja.com, JAKARTA— Industri otomotif dan arsitektur di Indonesia kembali mencatat perkembangan baru. PT Jaya Kreasi Indonesia (JKIND) resmi ditunjuk Eastman Chemical Company, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, sebagai Authorized Distributor SunTek Window Film di Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta.
Penunjukan ini menandai babak baru kerja sama antara pelaku industri nasional dengan pemain global di bidang teknologi pelapis kaca. Melalui kemitraan tersebut, JKIND akan bertanggung jawab atas distribusi dan pengembangan layanan SunTek Window Film di pasar Indonesia.
SunTek dikenal sebagai salah satu produsen kaca film berteknologi tinggi yang telah digunakan secara luas di sektor otomotif maupun bangunan. Produk ini diproduksi di Amerika Serikat dengan pendekatan teknologi mutakhir untuk meningkatkan perlindungan dan kenyamanan pengguna.
Sejumlah keunggulan yang ditawarkan SunTek antara lain kemampuan menolak panas melalui teknologi keramik yang dirancang untuk menghalau sinar infra merah dan ultraviolet, tingkat kejernihan visual yang tetap terjaga, serta daya tahan lapisan yang dirancang agar tidak mudah pudar dalam penggunaan jangka panjang.
Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia, Denise, mengatakan penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap rekam jejak perusahaan dalam industri otomotif nasional. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada distribusi produk, tetapi juga pada upaya menghadirkan standar kualitas internasional yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Kepercayaan Eastman Chemical Company terhadap JKIND turut didukung pengalaman perusahaan tersebut yang telah berkiprah selama 25 tahun di sektor otomotif aftermarket. Selama itu pula, JKIND telah bekerja sama dengan sejumlah agen pemegang merek (APM) kendaraan bermotor sebagai penyedia kaca film original equipment manufacturer (OEM).
Melalui penunjukan ini, SunTek Window Film diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, seiring meningkatnya kebutuhan akan perlindungan kaca kendaraan dan bangunan di Indonesia. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
Refleksi Yogya Kembali mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda DIY.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Disdikpora Kota Jogja memperkuat pembinaan Pemuda Pelopor dan program YES BOSS untuk mencetak generasi muda inovatif dan berdaya saing.
Ekonom UMY menilai antrean Pertalite usai kenaikan harga Pertamax menunjukkan setiap masyarakat memiliki nilai ekonomi waktu yang berbeda.