Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Gedung Kantor Pusat Microsoft di Redmond, Washington, Amerika Serikat. - Wikipedia
Harianjogja.com, JOGJA—Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan terobosan baru dalam penyimpanan digital melalui Project Silica yang dipublikasikan di jurnal Nature pada 18 Februari 2026. Inovasi ini memungkinkan data disimpan dalam media kaca borosilikat dengan klaim ketahanan hingga 10.000 tahun tanpa membutuhkan pasokan listrik.
Teknologi Penyimpanan Data Project Silica ini memungkinkan satu keping kaca berukuran 12 x 12 cm dengan ketebalan 2 mm menyimpan data hingga 4,8 TB. Kapasitas tersebut setara dengan sekitar 2 juta buku atau 5.000 film berkualitas UHD, menjadikannya solusi potensial untuk kebutuhan cold storage skala besar di masa depan.
Berbeda dengan hard disk (HDD) atau pita magnetik (tape) yang memerlukan migrasi data berkala, kaca borosilikat mampu bertahan pada suhu ekstrem hingga 290°C, tahan air mendidih, goresan, serta gangguan elektromagnetik. Artinya, data dapat tersimpan permanen tanpa degradasi signifikan akibat faktor lingkungan.
Secara teknis, proses penulisan data dilakukan menggunakan laser femtosecond yang membentuk pola voxel 3D di dalam kaca hanya dengan satu pulsa. Untuk membaca data, sistem menggunakan mikroskop polarisasi yang kemudian diproses dan diterjemahkan oleh kecerdasan buatan berbasis Azure AI sehingga decoding berlangsung cepat dan presisi.
Keunggulan lain terletak pada materialnya. Kaca borosilikat relatif murah dan umum digunakan pada peralatan dapur, sehingga lebih ekonomis dibandingkan fused silica yang mahal. Pendekatan ini dinilai mendukung konsep penyimpanan berkelanjutan karena berpotensi mengurangi konsumsi energi pusat data secara drastis.
Sejumlah analis menilai Project Silica memiliki dasar ilmiah lebih kuat dibanding teknologi serupa yang masih bersifat konseptual. Keberhasilan tahap proof-of-concept ini dianggap sebagai solusi konkret atas ledakan data global sekaligus sarana mengarsipkan warisan budaya digital manusia dalam jangka sangat panjang.
Jika diimplementasikan secara luas, pusat data masa depan diprediksi tidak lagi dipenuhi rak HDD konvensional, melainkan sistem robotik yang mengelola kepingan kaca terintegrasi langsung dengan ekosistem Azure. Inovasi ini membuka babak baru dalam stabilitas penyimpanan data jangka panjang di era digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.